Breaking News:

Kepalanya Dihargai Rp 13 Miliar, Ini Jumlah Pejuang ISIS yang Dibantai Gadis Cantik Ini

Informasi mengenai 'prestasi' Joanna nampaknya sengaja disebarkan untuk menurunkan moral pejuang ISIS.

Istimewa / Tribunmedan.com
Joanna berpengalaman membunuh milisi ISIS di Suriah dan Irak. 

Joanna diberitakan pernah membebaskan sekelompok wanita dan anak-anak yang ditahan sebagai budak seks oleh ISIS.

Kemampuannya diturunkan dari ayah dan kakeknya yang merupakan pejuang Peshmerga.

Joanna Palani
Joanna Palani (Istimewa / Tribunmedan.com)

Joanna lahir di kamp pengungsi PBB sebelum pindah ke Kopenhagen saat balita dan belajar menggunakan pistol saat usia sembilan tahun.

Informasi mengenai 'prestasi' Joanna nampaknya sengaja disebarkan untuk menurunkan moral pejuang ISIS.

Berita mengenai gadis itu baru bisa didapatkan ketika badan intelejen Denmark (P.E.T) menangkap Joanna pada Desember 2016.

Maksud P.E.T menangkap Joanna ini untuk 'mengamankan' sang sniper, Tapi pihak kejaksaan tampaknya tidak mau ambil risiko.

Wartawan dari Daily Mail berhasil mewawancarai buruan utama ISIS ini tak lama setelah dibebaskan dari penjara akhir Januari 2017.

Baca: Sukses di Purwakarta, Dedi Muyadi Siap Mulyakan Janda, Fakir Miskin, dan Yatim Piatu di Jabar

Baca: Miris, Begini Makam Lima Terpidana Teroris di TPU Pondok Ranggon

Penulis: Seli Andina Miranti
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved