Breaking News:

Kepalanya Dihargai Rp 13 Miliar, Ini Jumlah Pejuang ISIS yang Dibantai Gadis Cantik Ini

Informasi mengenai 'prestasi' Joanna nampaknya sengaja disebarkan untuk menurunkan moral pejuang ISIS.

Istimewa / Tribunmedan.com
Joanna berpengalaman membunuh milisi ISIS di Suriah dan Irak. 

TRIBUNJABAR.ID - Perempuan identik dengan sosok yang lemah lembut dan menghindari konflik.

Namun tidak dengan Joanna Palani, pelajar asal Denmark berdarah blasteran Kurdi-Denmark.

Gadis cantik itu rela meninggalkan studinya untuk bergabung dalam pertempuran melawan Islamic State in Iraq and Syria (ISIS) di Irak dan Suriah sebagai penembak jitu atau sniper.

Tak tanggung-tanggung, kepala Joanna dihargai hingga setara miliaran rupiah.


Pimpinan ISIS menawarkan imbalan hingga satu juta dolar, atau senilai dengan Rp 13 miliar, untuk siapapun yang dapat menangkap ataupun membunuh Joanna Palani.

Apa yang dilakukan gadis itu hingga kepalanya dihargai begitu mahal?

Rupanya Joanna bukan sniper sembarangan. Gadis itu pernah membantai 100 nyawa pejuang ISIS.

Joanna merupakan sniper kebanggaan Batalion YPG, yang merupakan bagian dari Angkatan Bersenjata Pemerintah Regional Kurdistan di Irak.

Dengan pakaian kamuflase, granat, dan kudapan, Joanna biasa 'beroperasi' di malam hari. Teropong termal membantunya mencari target.

Halaman
12
Penulis: Seli Andina Miranti
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved