Rusuh di Rutan Mako Brimob

SNA Dibai'at ISIS Lewat Ponsel, Ini Kata Pakar Cyber Security ITB Soal Akses Doktrin Radikalisme

Revolusi teknologi yang melahirkan sistem operasi android membuat manusia bisa mengakses berbagai hal di ponselnya.

istimewa
Siska Nur Azizah 

"Secara teknis pemerintah tidak bisa intervensi. Kalaupun pemerintah mengintervensi dengan mengontrol aktifitas warganya di ponsel saya yakin semua tidak akan setuju karena itu menyangkut privasi," kata Budi.

Meski begitu, ia tidak memungkiri media sosial apapun yang ada saat ini jadi media untuk pembinaan untuk mengenal radikalisme.

Baca: Gogon Srimulat Meninggal Dunia di Lampung, Begini Suasana Rumah Duka di Solo

"Pemahaman saya dengan banyak praktisi lain, bahwa ‎media sosial bukan untuk koordinasi soal radikalisme tapi soal pembinaan (radikalisme)," kata Budi.

Sehingga, menurutnya, pendidikan adalah satu-satunya ‎cara untuk menangkal radikalisme lewat media apapun.

"Jika anda melihat tulisan-tulisan mencurigakan di media sosial whats app, Facebook, web atau apapun, tegur atau laporkan. Jangan terima informasi digital mentah-mentah," kata Budi.

Penulis: Mega Nugraha
Editor: Yudha Maulana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved