Warga Kampung Pasantren Cileunyi Manfaatkan Barang Bekas untuk Hias Dinding Rumah
"Tembok warna-warni di sini menunjukkan keasrian dan keindahan kampung kami," ujar Asri Nurjihan, Minggu (13/5/2018).
Penulis: Ery Chandra | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ery Chandra
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Barang-barang yang dianggap bekas tidak hanya dapat menjadi sampah.
Berbekal kreativitas, tumpukan barang bekas dapat disulap menjadi hiasan dan mempercantik dinding rumah-rumah warga di lokasi gelaran "Pasantren Festival".
Perwakilan penggerak gerakan itu berbagi cerita tentang memberdayakan warga sekitar untuk gerakan peduli lingkungan yang mereka gagas.
Warga Kampung Pasantren, RT 3/17, Kelurahan Desa Cimekar, Kecamatan Cileunyi, Asri Nurjihan, mengaku gerakan ini menstimulasi warga untuk membuat lingkungan mereka menjadi lebih bersih, guyub, dan harmonis.
Inilah Bayu, Pria yang Sempat Menghadang Pelaku Bom Bunuh Diri di Gereja SMTB Surabaya https://t.co/JSQA7N6BSk
— Tribun Jabar (@tribunjabar) May 13, 2018
"Tembok warna-warni di sini menunjukkan keasrian dan keindahan kampung kami," ujar Asri Nurjihan, Minggu (13/5/2018).
Ia menuturkan sebelum gelaran Pasantren Festival, warga setempat mengecat terlebih seluruh dinding rumah-rumah warga yang masih polos.
"Kami hias se-kreatif mungkin, memanfaatkan limbah-limbah yang ada. Seperti dari tisu bekas menjadi bunga, bekas batok kelapa jadi pot bunga, dan lain-lainnya," kata Asri Nurjihan.
Baca: 5 Orang Jadi Korban Ledakan Bom Rusunawa Wonocolo Sidoarjo, 3 Masih di Lokasi Kejadian
Warga lainnya, Risma Huwaida Umniyati, mengatakan gerakan sederhana tapi sangat bermanfaat.
"Ini jadinya sederhana, murah, meriah serta indah. Hanya dengan memanfaatkan limbah, sampah menjadi ada manfaatnya untuk menghiasi kampung kami," ujar Risma.
Ia berharap, ke depan, semua warga meningkatkan kepedulian dan kesadaran terhadap lingkungan sekitar, termasuk memanfaatkan barang-barang bekas yang masih bernilai. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/asri-nurjihan-dan-risma-huwaida-umniyati_20180513_225953.jpg)