Begini Isi Lapas Nusakambangan, Rumah Anyar bagi 145 Tahanan dari Mako Brimob
Sebagai pulau yang khusus dihuni oleh para napi dan petugas lapas, Nusakambangan tentu memiliki keamanan yang luar biasa.
TRIBUNJABAR.ID- Mata masyarakat Indonesia kini sedang tertuju pada Mako Brimob.
Ya, kerusuhan dan penyanderaan di rumah tahanan itu terjadi pada Selasa (8/5/2018) dini hari hingga Kamis (10/5/2018).
Kerusuhan yang berawal dari cekcok soal pemeriksaan makanan keluarga napi itu berujung mengerikan.
Sebanyak 5 polisi dan 1 napi tewas dalam insiden tersebut.
Satu napi terorisme di ruang C tewas ditembak karena melawan dan merebut senjata petugas.
Perceraiannya Jadi Sorotan, Sule 'Hilang', Lina Sempat Galau, Sudah 3 Bulan Pisah Ranjang https://t.co/Dko3qXEAjY via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) May 10, 2018
Akibat kejadian tersebut, sebanyak 145 napi terorisme dipindahkan ke Nusakambangan pada Kamis siang.
Seperti apa sebenarnya pulau terkenal tersebut?
Dilansir dari Wikipedia, Nusakambangan adalah bagian dari pulau terluar di Indonesia.
Nusakambangan terletak di dekat Cilacap, Jawa Tengah, dan sebenarnya berstatus sebagai cagar alam.
Untuk menuju ke pulau ini tidaklah mudah.
Pengunjung harus melewati pelabuhan khusus yakni pelabuhan Sodong selama 5 menit.
Setelah itu, pengunjung harus melewati Pelabuhan Feri Wijayapura.
Baca: Jelang Ramadan, Harga Daging Sapi di Pasar Guntur Ciawitali Garut Mengalami Kenaikan
Ada 4 Lapas di Pulau Nusakambangan
Jika kini kita mungkin berpikir bahwa hanya ada 1 penjara di Nusakambangan, pada faktanya tidaklah demikian.
Sebenarnya, ada 4 lapas atau Lembaga Pemasyarakatan di pulau ini.
Dulu, ada 9 lapas di Pulau Nusakambangan.
Kini hanya tersisa 4 yakni Lapas Batu, Lapas Besi, Lapas Kembang Kuning, dan Lapas Permisan.
Dilansir dari Tribunnews, sebanyak 145 napi dari Mako Brimbob nantinya akan dibagi ke dalam 2 lapas.
Perceraiannya Jadi Sorotan, Sule 'Hilang', Lina Sempat Galau, Sudah 3 Bulan Pisah Ranjang https://t.co/Dko3qXEAjY via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) May 10, 2018
Pengamanan di Nusakambangan
Di Lapas Batu contohnya.
Dalam sel napi high risk di Lapas ini, terdapat beberapa lapis pengamanan.
Tiap sel dilengkapi dengan satu CCTV dan tiap blok akan dilengkapi oleh jammer, alat penghalang sinyal selular.
Lapas Batu Nusakambangan juga menyediakan 2 jenis sel yakni sel biasa dan sel isolasi.
Sel biasa biasanya berisi 2 sel dalam 1 ruangan dan hanya terbuat dari jeruji besi.
Baca: Komunitas IBC Sulap Bambu jadi Alat Musik, Drum Set dari Bambu pun Dipesan Jokowi
Sel isolasi berisi 1 orang setiap selnya dan memiliki jaring besi yang kuat.
Di luar, ada sensor khusus di pagar pembatas yang tak kasat mata dan berada di ketinggian 2 sampai 3 meter.
Adanya sensor tersebut membuat para petugas mampu mendeteksi apapun, termasuk cicak yang lewat sekalipun.
Sementara itu, para petugas diberi senjata api, peluru karet, gas air mata dan alat kejut listrik.
Mereka yang boleh mengunjungi napi adalah mereka yang terdaftar di Kartu Keluarga.
Pengunjung juga harus melalui body scanner dan pengawalan ketat untuk bertemu napi.
Baca: Gatot Nurmantyo Kaget, Mendadak Dapat Dukungan Maju Pilpres dari Para Ulama Ciayumajakuning
Siapa saja yang pernah ditahan di Nusakambangan?
Ada beberapa napi kelas kakap dan public figure yang ditahan di lapas ini.
Termasuk di antara mereka ialah Tommy Soeharto, anak mantan presiden Soeharto yang ditahan karena kasus pembunuhan.
Ada pula Johny Indo, perampok toko emas yang juga kini menjadi seorang aktor.
Kemudian ada pula Pramodya Ananta Toer yang ditahan pada 1969 sampai 1979.
Tak lupa, ada Amrozi, Imam Samudra dan Mukhlas, terpidana mati kasus Bom Bali I yang dihukum mati pada tahun 2008.(Irene Cynthia Hadi)
Berita ini tayang di Grid.id dengan judul "Mengintip Isi Lapas Nusakambangan, 'Rumah' Baru Bagi 145 Tahanan dari Mako Brimob yang Pernah Ditinggali Tommy Soeharto"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/nusakambangan_20180510_162601.jpg)