Persib Bandung
Supardi Nasir Sebut Filosofi Sepak Bola Mario Gomez Luar Biasa
Pelatih Persib Bandung, Mario Gomez, memiliki filosofi yang sangat luar biasa dalam menangani sebuah tim.
Penulis: Ferdyan Adhy Nugraha | Editor: Yudha Maulana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferdyan Adhy Nugraha
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pelatih Persib Bandung, Mario Gomez, memiliki filosofi yang sangat luar biasa dalam menangani sebuah tim.
Hal ini diungkapkan oleh pemain sekaligus kapten Persib, Supardi Nasir.
Menurutnya, Mario Gomez ingin semua pemain bekerja keras dalam sebuah pertandingan.
"Dia cuma minta satu kalian kerja 11 orang dia tidak mau kerja 10 orang, artinya semua main, kalau 10-9 yang main enggak akan menang, itu simpel tapi luar biasa artinya dan pemain harus tau," ujar Supardi setelah berlatih di Stadion Sport Jabar Arcamanik, Senin (7/5/2018).
Baca: Tak Kalah Dari Sosialita, Inul Daratista Punya Koleksi Benda Kecil yang Super Mahal
Lalu, ia mencontohkan progres yang ditunjukan oleh Ardi Idrus di tim.
Datang sebagai pemain yang diragukan, nyatanya Ardi mampu menunjukan kemampuan terbaiknya dan mendapat tempat.
"Kalau enggak bisa (bekerja keras), tempatmu akan diganti ke orang lain. Itu yang ditancapkan oleh Gomez yang lebih penting pemahaman taktik," ucapnya.
Baca: Awas! Hindari Gedung Sate, Ada Demo Sopir Angkot dan Taksi Konvensional
Soal non teknis yang selalu disoroti oleh Gomez, Supardi tak ingin banyak berkomentar.
"Non teknis itu luas termasuk wasit saya harus sadar mereka manusia," katanya.
Sempat terhukum empat pertandingan tidak boleh bertanding karena dianggap menanduk wasit, Supardi ingin petik pelajaran.
"Pelajaran penting jangan terjadi lagi. Itu untuk pelajaran semua tim kita," katanya.
Inilah Empat Persiapan Diri Menyambut Bulan Ramadan, Sudahkah Anda Melakukannya ? https://t.co/xohWLlyPRo via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) May 8, 2018
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/supardi-setelah-berlatih-di-stadion-sport-jabar-arcamanik-senin-752018_20180507_142002.jpg)