Mbah Siman Sudah 28 Tahun Jualan Jagung Rebus, Kalau Tak Laku Dibagi-bagi ke Tetangga

Harga satu buah jagung rebus, ia jual seharga Rp 5 ribu, sementara selama satu hari ia menjajakan jagung rebus sebanyak 50-60 buah.

Mbah Siman Sudah 28 Tahun Jualan Jagung Rebus, Kalau Tak Laku Dibagi-bagi ke Tetangga
TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA
Penjual jagung rebus itu adalah Mbah Siman (74), pria yang sudah 28 tahun berjualan di daerah Perumahan Pondok Indah. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Malam semakin larut, namun dagangan jagung rebus yang didorong seharian  belum habis dibeli.

Tidak putus asa, Siman (74) tetap menanti pembeli dengan berduduk di samping gerobak dagangannya, sambil mengamati lalu lintas di sekitar.

"Mbah dari tahun 1990 jualan jagung rebus disini, malah dari harganya Rp 100 perak waktu pertama kali jualnya," ujarnya tersenyum menampakan giginya yang beberapa di antaranya sudah tanggal karena faktor usia.

Ditemui TribunJakarta.com, Mbah Siman mengatakan kerap kali pulang membawa dagangannya yang masih banyak, dan juga merugi.

Harga satu buah jagung rebus, ia jual seharga Rp 5 ribu, sementara selama satu hari ia menjajakan jagung rebus sebanyak 50-60 buah.

"Sering cuma laku sebagian mas cuma 30an buah, terus sisanya saya bagi-bagi ke tetangga, karena besoknya sudah basi dan tidak bisa dijual," kata Mbah Siman di Jalan Kartika Perumahan Pondok Indah, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Senin (7/5/2018).

Baca: Masih Ingat Pembunuhan Sadis di Pulomas? Rumah TKP Dijual Setahun Lalu tapi Belum Laku Juga

Baca: Menyedihkan, Bocah yang Digigit Ayahnya sampai Tewas Ternyata Juga Alami kekerasan Seksual

Menurutnya, meski berjualan di perumahan yang bisa dibilang kelas menengah ke atas, namun tidak mempengaruhi pendapatannya.

Bahkan, lokasi ia berjualan sangat dekat dengan rumah penyanyi dangdut wanita yang terkenal dengan goyang ngebornya, Inul Daratista.

"Meski banyak rumah artis di komplek ini, tapi belum ada satupun yang membeli jagung rebus saya," kata Siman.

Ia mengatakan, penghasilannya per hari berjualan jagung rebus berkisar Rp 200 ribu sehari, dan belum dikurangi dengan modal yang ia keluarkan.

Terakhir ia mengatakan, dirinya hanya berharap agar tetap sehat dan bisa terus berjualan, agar bisa menafkahi istrinya.

"Saya tinggal berdua sama istri, dua anak saya sudah berkeluarga semua, mau sehat aja biar bisa menafkahi istri sama bayar kontrakan," ujar Siman.(*)

Baca: Tiga Kali Bakar Calon Istrinya Tapi Tak Hangus, Stefanus Akhirnya Buang ke Pantai

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Kisah Mbah Siman, Penjual Jagung Rebus Keliling Selama 28 Tahun di Perumahan Pondok Indah


Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved