Operasi Tangkap Tangan KPK

Wasekjen Demokrat: Kami Tak Pernah Lindungi Kader yang Terlibat Pidana

Soal itu saya baru cari informasi juga Karena saya baru mendengar. Nanti, akan ada dari pihak kami memberikan konfirmasi

KOMPAS IMAGES/ABBA GABRILLIN
Didi Irawadi Syamsuddin 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA- Wasekjen Demokrat, Didi Irawadi Syamsuddin, mengatakan belum mengetahui kebenaran dari adanya operasi tangkap tangan (OTT) atas kadernya yang merupakan anggota DPR RI.

"Soal itu saya baru cari informasi juga Karena saya baru mendengar. Nanti, akan ada dari pihak kami memberikan konfirmasi dan hal-hal yang diperlukan," ujar Didi ketika ditemui di Gado-gado Boplo, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (5/5/2018).

Ia mengaku akan mengonfirmasi terlebih dahulu mengenai informasi ini ke DPP Partai Demokrat.

Didi sendiri berharap bahwa berita ini tidak benar adanya namun ia akan menunggu hingga adanya informasi yang akurat.


"Biar saya konfirmasi dulu. Insya Allah, secepatnya kami dari DPP akan menjelaskan hal ini, karena kami dari harus cari tahu dulu," kata Didi.

"Kalau harapan saya pribadi mudah-mudahan tidak benar berita itu tapi benar (atau) tidak benar tentu setelah informasi yang akurat," ujar dia.

Selain itu, bila terbukti benar, Didi mengaku partainya akan bertindak dengan tegas.

Hal itu, kata dia, sudah dilakukan sejak dahulu, di mana partai besutan SBY ini tak memberikan toleransi kepada kadernya yang terlibat tindak pidana.

Baca: Jelang MotoGP Spanyol 2018, Maverick Vinales Komentari Masalah di Motor Valentino Rossi

"Dari dulu kan sudah tahu, (Demokrat) tidak akan pernah melindungi kader-kader yang terlibat pidana," katanya.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hingga Sabtu (5/5/2018) masih menutup rapat-rapat informasi soal siapa anggota DPR RI yang terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT).

Juru Bicara KPK Febri Diansyah hanya membocorkan anggota DPR RI yang tertangkap ialah wakil rakyat yang membidangi masalah keuangan.

"Sembilan orang diamankan, terdiri dari anggota DPR RI yang membidangi keuangan, swasta, dan unsur lain. Uang yang diamankan sekitar ratusan juta rupiah, diduga terkait proses usulan penganggaran," kata Febri Diansyah. (Vincentius Jyestha Candraditya)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul "Wasekjen Demokrat Berharap Berita OTT Kadernya Tidak Benar"

Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved