Dari Mobil yang Mencurigakan, Polisi Tangkap 2 Orang dan Sita 20 Jerigen Berisi Tuak

"Dua orang yang kami amankan akan dikenai sanksi tindak pidana ringan dan diproses nantinya ke pengadilan," ujarnya.

Dari Mobil yang Mencurigakan, Polisi Tangkap 2 Orang dan Sita 20 Jerigen Berisi Tuak
Tribun Jabar/Isep Heri
Puluhan jerigen berisi tuak yang diamankan kepolisian, di Mapolres Tasikmalaya Kota, Kamis (3/5/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA- Tim Sabhara Polres Tasikmalaya Kota menyita puluhan jerigen tuak yang hendak didistribusikan di Kota Santri, Kamis (3/5/2018).

Wakapolres Tasikmalaya Kota, Kompol Widi Setiawan, mengatakan petugasnya mengamankan barang haram tersebut pada pukul 03.00 WIB saat petugas patroli.

"Kami menemukan sebuah mobil yang mencurigakan tepatnya di Jalan Ir H Djuanda di bekas terminal Cilembang. Saat petugas memeriksa ternyata di dalam mobil tersebut mengangkut jerigen yang berisi minuman keras jenis tuak," katanya saat ditemui di Mapolresta Tasikmalaya.

Sebanyak 20 jerigen yang masing-masing berisi 30 liter miras tradisional itu kini diamankan kepolisian.


"Barang bukti yang kami amankan ada sekitar 600 liter tuak, akan kami dalami dan kembangkan ke mana tujuan barang tersebut diditribusikan," ujarnya.

Polisi juga menangkap dua orang yang merupakan sopir dan kernet yang di antaranya EN (48) dan HS (43) yang merupakan warga Kota Banjar untuk dimintai keterangan.

Polisi juga menyita sebuah kendaraan minibus jenis carry merk Mitsubishi Futura bernopol Z 1264 YE yang digunakan untuk mengangkut puluhan jerigen tuak.

Baca: Keluarga Tersangka Video Porno Anak Datangi Kejari Bandung, Ada Apa Ya?

Baca: Viking Madura, Jarak Ribuan Kilometer Tak Melunturkan Dukungan untuk Persib Bandung

Kompol Widi Setiawan menuturkan, berdasarkan keterangan dua orang yang diamankan, barang tersebut berasal dari daerah Pataruman Kota Banjar.

"Dua orang yang kami amankan akan dikenai sanksi tindak pidana ringan dan diproses nantinya ke pengadilan," ujarnya.

Dia menambahkan, menjelang Ramadan ini pihaknya akan terus melakukan operasi yang ditingkatkan, melalui patroli dan razia-razia.

"Tidak hanya mengamankan distribusi tuak ini, nanti kami akan kembali merazia jenis miras oplosan dan minuman yang memang tak boleh beredar di masyarakat untuk menjaga kondusivitas ibadah masyarakat," katanya. (*)

Penulis: Isep Heri Herdiansah
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved