Breaking News:

Eksklusif Tribun Jabar

Ribuan Generasi Milenial Sumedang Pilih Hidup di Daerah Lain, yang Kuliah Pun Enggan Pulang

“Jadi, kalau rata‑rata ada 13 ribuan yang pindah dari Sumedang maka sangat wajar kalau kenaikan pemilih itu sekitar empat ribuan,” katanya.

Net
Generasi Milenial 

Menurut data, warga yang mengajukan SKPWNI di Disdukcasip untuk tahun 2014 mencapai 10.704 orang, 2015 (13.646 orang), 2016 (16.442), 2017 (14.404), dan sampai April 2018 sebanyak 5.005 mengajukan surat pindah.

Baca: PSMS Medan Kalah Telak, Djadjang Nurdjaman Minta Maaf

“Sementara itu, orang luar Sumedang yang menjadi warga Sumedang rata‑rata per tahun 7 ribuan,” kata Agus.

Pengamat kebijakan publik Nandang Suherman berpendapat Sumedang memang tidak cukup menyediakan lapangan pekerjaan, apalagi yang sesuai dengan minat dan keahlian.

Sekalinya tersedia, sering diisi oleh warga luar Sumedang yang dianggap siap, khususnya di sektor tekstil.

“Di kawasan industri Jatinangor dan Cimanggung itu banyak perusahaan, terutama tekstil, yang bisa menyerap tenaga kerja banyak. Namun kebanyakan yang bekerjanya bukan orang Sumedang,” kata Nandang saat dihubungi melalui telepon, Kamis (26/4) malam.

Karena itu, ujar dia, sangat wajar banyak warga Sumedang yang hengkang dan merantau mencari kerja di luar Sumedang.

 “Penyediaan lapangan pekerjaan itu berbanding lurus dengan investasi yang masuk. Tidak ada investor yang masuk karena Sumedang kalah menarik dibanding daerah lain,” katanya.

Penulis: Deddi Rustandi
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved