Breaking News:

Lagi, Satgas Citarum Temukan Pabrik di Cimahi yang Membuang Limbah Langsung ke Sungai

Satgas Citarum harum lagi-lagi menemukan pabrik di Kota Cimahi yang membuang limbah melalui saluran pembuangan langsung ke sungai

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Dedy Herdiana
TRIBUN JABAR/HILMAN KAMALUDIN
Aliran sungai yang tercemar limbah di kawasan Jalan Nanjung, Kelurahan Utama, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Sabtu (28/4/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Satuan Tugas (Satgas) Citarum harum lagi-lagi menemukan pabrik di Kota Cimahi yang membuang limbah melalui saluran pembuangan langsung ke aliran sungai Citarum.

Penemuan tersebut setelah Satgas Citarum melakukan giat pengecekan ke PT Nisshimbo Indonesia yang berlokasi di Jalan Nanjung, Kelurahan Utama, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Sabtu (28/4/2018).

Akibat pembuangan limbah melalui saluran pembuangan langsung oleh pabrik tersebut, aliran anak sungai Citarum itu airnya menjadi berbusa bahkan airnya berwarna cokelat dan menimbulkan bau tak sedap.

Baca: Curhatan Kim Jeffrey Kurniawan Soal Ditundanya Laga Persija Vs Persib yang Melebar pada Cederanya

Baca: Registrasi Kartu SIM Telkomsel Gagal? Lakukan Cara Ini, 100% Nomor Kamu Berhasil Terdaftar

Komandan Sektor 21, Kolonel Inf Yusep Sudrajat mengatakan, atas adanya limbah pabrik yang mencemari sungai Citarum itu, Tim Subdit 4 telah melakukan pengecekan terhadap PT Nisshimbo Indonesia terkait dokumen perizinan operasional.

"Namun, PT yang bergerak dalam bidang tekstil tersebut hingga saat ini belum dapat menunjukan dokumen perizinan dengan alasan para stafnya sudah pulang," ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Minggu (29/4/2018).


Selain itu, lanjutnya, Satgas Citarum Harum pun belum melakukan pengambilan sampel air limbah karena pihak PPLH Kota Cimahi belum siap.

"Untuk kedepannya Satgas Citarum harum akan melaksanakan pengambilan sampel air limbah dari pabrik tersebut dengan bekoordinasi dengan pihak Dinas Lingkungan Hidup Kota Cimahi," katanya.

Sebelumnya, sejumlah pabrik di kawasan industri Kota Cimahi terus diawasi oleh Satgas Citarum Harum Sektor 21, karena sekitar 580 pabrik masih banyak yang membuang limbah cair langsung ke anak sungai Citarum tanpa diolah terlebih dahulu.

Berdasarkan penelusuran tim Satgas Citarum Harum Sektor 21, dalam sehari mendapatkan empat pabrik yang membuang limbah cair secara langsung yang menyebabkan aliran Sungai Cimindi berwarna hitam pekat.


Keempat pabrik tersebut di antaranya PT Pang Jaya Mulia dan PT Ayutek di Jalan Mahar Martanegara, Kelurahan Utama, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi.

Kemudian PT Mewah Niaga Jaya di Jalan Cokro Dikromo, Kelurahan Utama, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi dan PT Trigunawan di Jalan Leuwigajah, Kelurahan Cigugur Tengah, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved