Selasa, 14 April 2026

Rumah Pembuatan Miras Oplosan Digerebek Polisi, Ketua RT Mengaku Kecolongan

Bahkan, Suhernawan juga tak segan menegur setiap pendatang baru di lingkungannya.

Tribun Jabar/Ahmad Imam Baehaqi
Suhernawan, Ketua RT 35/08, Perumahan BTN Cipejeuh, Desa Cipejeuh Wetan, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, Suhernawan (56), saat ditemui di rumahnya, Kamis (26/4/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON- Ketua RT 35/08, Perumahan BTN Cipejeuh, Desa Cipejeuh Wetan, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, Suhernawan (56), mengakui kecolongan lantaran digerebeknya rumah pembuatan minuman keras (miras) oplosan di lingkungannya.

Pasalnya, ia tak mengetahui aktivitas tersebut sebelum diungkap oleh jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres Cirebon.

"Memang kecolongan besar. Dia enggak lapor jadi warga sini, biasanya warga pendatang pasti laporan," ujar Suhernawan saat ditemui di rumahnya, Kamis (26/4/2018).

Ia mengatakan, menyimpan data para pendatang yang mengontrak di rumah warganya.


Bahkan, Suhernawan juga tak segan menegur setiap pendatang baru di lingkungannya.

Ia akan meminta sejumlah arsip kependudukan mereka, minimalnya fotokopi KTP.

Rumah pembuatan minuman keras (miras) oplosan di kompleks Perumahan BTN Cipejeuh, Blok M Nomor 7, Desa Cipejeuh Wetan, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, Kamis (26/4/2018).
Rumah pembuatan minuman keras (miras) oplosan di kompleks Perumahan BTN Cipejeuh, Blok M Nomor 7, Desa Cipejeuh Wetan, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, Kamis (26/4/2018). (Tribun Jabar/Ahmad Imam Baehaqi)

Dalam kasus RN, pelaku pengoplosan miras, Suhernawan tak hanya berdiam diri.

Ia beberapa kali menegur, namun tak digubris oleh RN.

Baca: Batal Menikah, Pria Ini Malah Sebar Foto Syur Mantan Kekasihnya untuk Memeras

"Pemilik rumahnya, PS, juga sudah saya tegur. Namun, cuma bilang nanti disampaikan saja dan enggak datang-datang," kata Suhernawan.

Ia juga mengakui banyak warga luar Cirebon yang tinggal di kompleks perumahannya itu.

Namun, semuanya telah melapor dan menyerahkan data dirinya.

Baca: Persija Dituduh Minta Tunda Lawan Persib Bandung demi Duo Timnas, Stefano Cugurra Tertawa

Peristiwa kali ini menjadi pelajaran berharga bagi Suhernawan.

Ia berjanji akan memperketat pengawasan di lingkungannya.

"Agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi," ujar Suhernawan. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved