Ini yang Dibutuhkan Cep Ramdani, Anak Sukabumi yang Menderita Lumpuh Otak, Bantu Yuk!
Di rumah neneknya yang berada di Kampung Kadurea, Ramdani terlihat berbaring di kasur tipis
Penulis: Yongky Yulius | Editor: Kisdiantoro
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Yongky Yulius
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Barang seperti popok masih sangat dibutuhkan oleh Cep Ramdani.
Dalam tulisan Tribun Jabar sebelumnya, diceritakan, Cep Ramdani, anak laki-laki berusia sembilan tahun yang berasal dari Kabupaten Sukabumi, diduga mengalami lumpuh otak sejak umur delapan bulan.
Putra dari pasangan Hidayat (33) dan Masdawati (29) yang mengalami lumpuh ini hanya indera pendengarannya saja yang masih berfungsi secara baik.
Di rumah neneknya yang berada di Kampung Kadurea, RT 02, RW 01, Desa Tegallega, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi, Ramdani terlihat berbaring di kasur tipis beralaskan sprei yang memudar.
Ramdani hanya mengenakan popok berwarna putih.
Terungkap Sosok Viral Bude Sumiyati, dari Nama Asli, Pekerjaan, hingga Tak Punya Akun Instagram https://t.co/9n8U6GWLpT via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) April 25, 2018
Di sana, dia pun diurus oleh kedua orangtuanya, Hidayat dan Masdawati.
Hidayat mengatakan, dalam sehari, putra satu-satunya itu bisa menghabiskan 4-5 popok.
Popok itu digunakan untuk keperluan buang air.
"Kan memang belum bisa jalan. Jadinya dalam sehari buang air kecil atau besar harus pakai popok, sebetulnya, yang paling dibutuhkan itu," ujarnya saat dihubungi Tribunjabar.id melalui sambungan telepon, Rabu (25/4/2018).
Saat ini, Hidayat mengaku harus bekerja lebih giat lagi agar bisa membelikan anaknya popok.
Sehari-hari, dia mencari rezeki dengan kerja serabutan.
"Biasanya suka potong-potong tanaman liar di jalan, kalau ada tetangga yang nyuruh," ujarnya.