Cuaca Buruk, Jokowi Batal Naik Heli ke Pangandaran

Presiden ke Pangandaran dalam rangkaian kunjungan kerjanya. Pertemuan dengan para tokoh masyarakat dilakukan di sela agendanya.

Cuaca Buruk, Jokowi Batal Naik Heli ke Pangandaran
Tribun Jabar/Yusran Pare
Hasbi (tengah, berdiri) dari Biro Pers Sekretariat Kepresidenan, saat menjelaskan penundaan pertemuan Presiden Joko Widodo dengan para pemimpin redaksi media massa Jawa Barat di Pangandaran, Senin (23/4/18). 

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Pertemuan Presiden Joko Widodo dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, dan para pemimpin redaksi media di Pangandaran, batal digelar Senin (23/4/2018) malam.

Sampai pukul 21.00, presiden belum tiba di Pangandaran dari kunjungan kerja di Banjarnegara, Jawa Tengah.

Semula, tatap muka dengan kepala negara itu dijadwalkan pukul 19.00 di sebuah hotel bintang tiga di kawasan wisata Pangandaran.

Hasbi, dari Biro Pers Sekretariat Kepresidenan yang mengundang para pemimpin redaksi menjelaskan, presiden masih dalam perjalanan melalui darat dan diperkirakan tiba sekitar pukul 00.00.

Baca: Intip Rumah Nia Ramadhani, saking Mewahnya Sering Dijadikan Spot Foto Girl Squad

"Bapak (presiden) mohon maaf karena terpaksa harus menunda pertemuan sampai besok (Selasa) siang," katanya.

Ia menambahkan, sedianya presiden bertolak dari Banjarnegara ke Pangandaran menggunakan helikopter. Namun karena cuaca sangat buruk, rencana itu dibatalkan. Presiden beserta rombongan akhirnya menempuh jalur darat.

Para undangan sudah hadir di tempat pertemuan sejak pukul 18.00. Mereka antara lain tokoh-toloh agama, tokoh masyarakat, dan pimpinan sejumlah media di Jawa Barat.

Baca: Kisah Masriah Dewiyani, Sukarela Ajarkan Bahasa Inggris di Rumah Beratapkan Asbes

Presiden ke Pangandaran dalam rangkaian kunjungan kerjanya. Pertemuan dengan para tokoh masyarakat dilakukan di sela agendanya.

"Ini pertemuan terbatas, jadi nanti hanya Bapak (presiden) saja dengan bapak-bapak," tambah Hasbi.

Sejak siang, warga Pangandaran tampak menantikan kehadiran presiden.

Baca: Ngeri, Ritual Pembantaian Manusia yang Dilakukan di Malam Ashtami, Persembahan Darah untuk Dewa

Anak-anak berseragam sekolah berkumpul di tepi jalan masuk area wisata Pangandaran. Beberapa di antaranya mengibar-ngibarkan bendera kecil merah-putih.

Sampai lepas magrib kerumunan anak-anak itu masih tampak sebelum akhirnya dibubarkan.(Tribun Jabar/Yusran Pare)

Editor: Yudha Maulana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved