Kepala BPPD Kota Bandung Sebut Warga Miskin yang Ajukan Bebas Bayar PBB Masih Sedikit

Hal itu dikatakan Kepala BPPD Kota Bandung Ema Sumarna seusai melakukan sosialisasi pajak di GOR Arcamanik,

Penulis: Tiah SM | Editor: Dedy Herdiana
TRIBUN JABAR/TIAH SM
Sejumlah wajib pajak tampak antusias dan rela mengantre untuk membayar pajak di Arcamanik, Minggu (22 /4/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Tiah SM

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Warga Kota Bandung yang tergolong warga miskin belum banyak yang memanfaatkan program gratis membayar pajak bumi dan bangunan (PBB).

Hal itu dikatakan Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah (BPPD) Kota Bandung Ema Sumarna seusai melakukan sosialisasi pajak di GOR Arcamanik, Jalan Pacuankuda, Minggu (22/4/2018).

"Warga kurang mampu belum banyak yang mengajukan bebas PBB padahal pemerintah Kota Bandung sudah membuat Peraturan Wali Kota Bandung untuk membebaskan PBB untuk 62.627 rumah," ujar Ema.

Menurut, Ema dari 62.627 KK, yang mengajukan bebas PBB baru 3.000 KK.

Baca: Mau Cari Smartphone dengan Layar Penuh? Ini yang Terbaru, Honor Luncurkan Tiga Varian Full Display

Ema mengatakan, kebijakan bebas PBB bagi warga miskin sudah masuk tahun kedua dan pihaknya terus melakukan sosialisasi namun masih belum dimanfaatkan kemungkinan besar warga miskin inginnya otomatis, tapi sesuai aturan tetap harus diajukan dan diproses.

"Warga miskin harus mengajukan ke DPPD Jalan Wastukencana atau proses lewat RT, RW, Kelurahan, dan Kecamatan," ujar Ema.

Keringanan bayar PBB selain untuk warga miskin juga ada pengurangan pajak sebesar 75% bagi veteran. Dan untuk pensiunan baik sipil ataupun TNI/Polri sesuai regulasi, golongan satu atau golongan dua, tamtama dikalangan militer pengurangan sampai 40%.

Kemudian kalau pensiunan PNS golongan tiga atau empat dan TNI/Polri golongan perwira penguranannya 25%.

Ema mengatakan veteran, pensiunan ANS, TNI dan Polri tetap harus mengajukan keringanan tidak bisa otomatis.

Sosialisasi PBB gencar dilakukan DPPD untuk meningkatkan pendapatan dan untuk menarik wajib pajak disediakan doorprize mulai jam dinding, televisi sampai sepeda motor.

Menurut Ema sepeda motor dari Provinsi Jabar selalu dimenangkan wajib pajak yang bayar sangat murah kelas menengah ke bawah. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved