Banjir di Jalan Pagarsih Surut tapi Rumah Warga di Dekat Pagarsih Justru Diterjang Banjir Besar

Seluruh perabotan di rumah Vivi hancur akibat aliran air yang masuk sangat deras dari jendela dan pintu rumah.

Banjir di Jalan Pagarsih Surut tapi Rumah Warga di Dekat Pagarsih Justru Diterjang Banjir Besar
Tribunjabar/Seli Andina Miranti
Banjir di Rt 02/07, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung, Sabtu (21/4/2018) malam. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Seli Andina

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Bukan hanya rumah Nadiman yang dindingnya jebol diterjang arus banjir di RT 02/07, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung, Sabtu (21/4/2018) malam, rumah Vivi warga lainnya juga berantakan diterjang banjir. Lokasi ini tak jauh dari Jalan Pagarsih yang banjirnya justru sudah surut.

Kaca-kaca di rumah Vivi pun pecah akibat arus air yang kencang memasuki rumahnya.

"Banjir tadi sekitar Magrib, hitungan menit langsung tinggi, sekitar 150 centimeter," ujar Vivi.

Baca: Video Gol-gol Kemenangan 3-1 Persib Bandung atas Borneo FC: Tandukan Pengantar Tiga Poin

Seluruh perabotan di rumah Vivi  hancur akibat aliran air yang masuk sangat deras dari jendela dan pintu rumah.

Mulai dari meja kaca, dispenser, botol-botol kaca minuman jualan Vivi, kasur, hingga pakaian seluruh keluarga rusak tak tersisa.


Vivi mengaku kini bingung harus menghabiskan malam di mana, mengingat seluruh kasur di rumahnya telah rusak.

Banjir kali ini, menurut Vivi, termasuk banjir terparah yang dialami warga Cibadak. Sebelumnya, banjir tak pernah lebih dari seperut orang dewasa, atau 100 centimeter, kini, banjir bahkan sudah lebih dari 150 sentimeter.

Halaman
12
Penulis: Seli Andina Miranti
Editor: Ichsan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved