Banjir di Jalan Pagarsih Hanya Berlangsung Satu Jam, Kini Mulai Surut

Asep menyampaikan, banjir yang terjadi di Pagarsih kemungkinan besar akibat air kiriman dari daerah Cihideung, Lembang.

Banjir di Jalan Pagarsih Hanya Berlangsung Satu Jam, Kini Mulai Surut
Tribunjabar/Seli Andina Miranti
Banjir di Jalan Pagarsih mulai surut, Sabtu (21/4/2018) malam. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Seli Andina

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sempat terjadi banjir di Jalan Pagarsih, Kota Bandung, sabtu (21/4/2018) malam,  kini telah kembali surut.

Menurut warga setempat, banjir yang terjadi di wilayah Jalan Pagarsih cukup tinggi, sekitar 50 sentimeter atau setinggi lutut orang dewasa.

"Banjir itu sekitar pukul 18.00 tapi tidak lama hanya satu jam lah," ujar Asep (60), ketua RT 06/RW 02, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung, ketika ditemui di pinggir Jalan Pagarsih, Sabtu (21/4/2018) malam.

Baca: Ezechiel NDouassel Gandakan Keunggulan Persib Bandung atas Borneo FC

Banjir tersebut, menurut Asep, mulai surut sejak pukul 19.00 dan kini genangan di Jalan Pagarsih telah surut sepenuhnya.

Asep menyampaikan, banjir yang terjadi di Pagarsih kemungkinan besar akibat air kiriman dari daerah Cihideung, Lembang.


"Karena di sini hujan tidak begitu besar, ini hujan di hulu sungai, tumpah ke sini," ujar Asep.


Kini, warga bersama-sama membersihkan sisa-sisa banjir yang sempat menggenangi jalan raya dan rumah tinggal mereka.

Penulis: Seli Andina Miranti
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved