Liga 1

Gagal Selesaikan Sengketa dengan Pemain, 6 Klub Membuat PSSI Didenda FIFA

"Kami minta kepada FIFA agar hukuman bagi mereka dilaksanakan pada 2018," ujar Tisha.

TRIBUN JABAR/DENI DENASWARA
Pemain Persib Bandung Michael Essien (kanan) berebut bola dengan pemain Madura United Engelberd Sani pada pertandingan Liga 1 Gojek Traveloka 2017 di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Madura (9/7). Pertandingan dimenangkan Madura United dengan skor (3-1). 

TRIBUNJABAR.ID- Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PSSI, Joko Driyono, menjelaskan bahwa pihaknya mendapatkan denda dari FIFA karena tindakan klub yang tak mampu menyelesaikan sengketa dengan pemain.

"PSSI menangani sekitar 40 kasus serupa pada 2011-2015. PSSI berusaha mendampingi klub untuk terhindar dari hukuman," tutur Jokdri, sapaan akrabnya, kepada BolaSport.com, Kamis (19/4/2018).

Dalam usahanya tersebut, kata Jokdri, PSSI sukses membuat banyak klub terhindar dari hukuman.

"Banyak klub sukses seperti PSM Makassar, Barito Putera, dan Persiba Balikpapan. Mereka bisa sukses karena klub memiliki kemampuan untuk membayar tunggakan gaji dan bernegosiasi dengan pemain," ujar Jokdri.

"Sementara untuk enam klub ini, kami gagal. Untuk dua klub Liga 1 (Persegres dan Madura United), sudah kami kurangi poinnya. Sementara untuk klub Liga 2 dan Liga 3, kami banding untuk diimpelentasikan untuk 2018," kata nya menambahkan.

Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria, menyatakan bahwa pihaknya telah menghukum dua klub dari total enam klub yang terkena pengurangan poin oleh FIFA.

Kedua klub tersebut adalah Madura United dan Persegres Gresik United. Mereka telah dikurangi poinnya pada musim lalu.

"Hukuman dari FIFA tersebut sudah kami implementasikan pada musim lalu," kata Ratu Tisha Destria.

Baca: Terserang Penyakit Mematikan, Pasutri asal Flores Ini Nekat ke Jakarta, Alasannya Bikin Haru

Halaman
12
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved