Foto, Detik-detik Istri Bos Miras Oplosan Pingsan Saat Dihujani Kamera Wartawan

Konferensi pers digelar di pinggiran kolam renang di bagian belakang rumah tersebut.

Penulis: Mega Nugraha | Editor: Ichsan
Tribunjabar/Mega Nugraha
Tersangka pingsan 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha

TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG - Satu tersangka kasus minuman keras yang menewaskan 45 orang di Kabupaten Bandung, pingsan saat dibawa ke rumah Samsudin Simbolon (50)  di Jalan Bypass Kecamatan Cicalengka Kabupaten Bandung, Kamis (19/4/2018).

Di tempat itu pula, Wakapolri Komjen Syafrudin dan Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto menggelar konferensi pers penangkapan produsen miras itu yakni, Samsudin Simbolon yang ditangkap pada Rabu (18/4/2018) di Sumatera Selatan.

Baca: Dezan, Bayi yang Terkena Sirosis Hati, Perut Membuncit Mata Menguning, Diduga karena Virus

Konferensi pers digelar di pinggiran kolam renang di bagian belakang rumah tersebut. Ada empat orang tersangka yang dihadirkan pada kesempatan itu. ‎Satu tersangka, Samsudin Simbolon dinanti setelah kabur selama sepekan.

Tersangka pingsan
Tersangka pingsan (Tribunjabar/Mega Nugraha)

Semuanya menggunakan penutup wajah namun polisi menyebutkan identitas ke empatnya, yakni Samsudin Simbolon dan istrinya, Hamciah Manik, Julianto Silalahi dan Welly.


Di sekitar kolam renang, polisi dan seratusan wartawan sudah bersiap. Tiba-tiba, ratusan lensa kamera langsung tertuju pada ke empatnya.‎ Tak berapa lama, satu tersangka yakni Hamciah Manik yang berdiri di samping suaminya, langsung terjatuh pingsan.

Tersangka pingsan
Tersangka pingsan (Tribunjabar/Mega Nugraha)

Samsudin langsung menahan tubuhnya dan tampak seperti sedang membangunkan istrinya tersebut. Tak berapa lama, tim Dokkes Polda Jabar memberi pertolongan dan kembali pulih. 


Ke empatnya ditunjukan ke hadapan ratusan wartawan. Sejumlah wartawan sempat meminta Wakapolri dan Wakapolda untuk memberikan kesempatan pada Samsudin untuk berbicara namun belum diberikan kesempatan.

Tersangka pingsan
Tersangka pingsan (Tribunjabar/Mega Nugraha)

"Nanti di kesempatan lain karena penyidik belum intensif memeriksa SS," kata Kabid Humas Polda Jabar AKBP Trunoyudo Wisnu Andiko.

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved