Peserta NPEO Ke-6 dari Berbagai Politeknik Se-Indonesia Dijamu Makan Malam di Gedung Sate

Selain itu, selama di Bandung, peserta sekaligus pendamping juga akan mendapatkan pengalaman menarik lainnya.

Penulis: Yongky Yulius | Editor: Yudha Maulana
istimewa
Para peserta, juri, dan para wakil direktur bidang kemahasiswaan yang ikut kompetisi Bahasa Inggris antar kampus politeknik se-Indonesia, National Polytechnic English Olympics (NPEO) keenam, mendapatkan jamuan makan malam di Gedung Sate, Selasa (17/4/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Yongky Yulius

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Para peserta, juri, dan para wakil direktur bidang kemahasiswaan yang ikut kompetisi Bahasa Inggris antar kampus politeknik se-Indonesia, National Polytechnic English Olympics (NPEO) keenam, mendapatkan pengalaman luar biasa selama di Bandung.

Mereka mendapatkan jamuan makan malam di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Bandung.

Penanggung Jawab Kegiatan NPEO, yaitu Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan Alumni dan Kerjasama Politeknik Pos (Poltekpos) Indonesia, Bandung, Hilman Setiadi MT, mengatakan, jamuan makan malam itu dilaksanakan pada Selasa (17/4/2018).

"Tanggal 17, pelaksanaan rangkaian NPEO, para peserta, juri, dan para wakil direktur bidang kemahasiswaan dari sejumlah politeknik yang merupakan peserta, mendapatkan jamuan makan malam di Gedung Sate. Kami dijamu oleh staf ahli yang mewakili Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan," katanya kepada Tribun Jabar, di Kampus Poltekpos Indonesia, Jalan Sariasih Nomor 54, Kota Bandung, Rabu (18/4/2018).

Hilman pun mengatakan, sangat mengapresiasi dan berterima kasih setinggi-tingginya kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat, khususnya Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.

Selain itu, selama di Bandung, peserta sekaligus pendamping juga akan mendapatkan pengalaman menarik lainnya.

Para peserta sekaligus pendamping juga akan berwisata ke Lembang dan Cihampelas, Bandung setelah gelaran NPEO selesai.

"Ini menjadi kebiasaan. Setelah kegiatan NEPO akan berkunjung ke tempat-tempat wisata," katanya.

Hilman, juga mengaku bangga karena NPEO yang dilaksanakan tahun ini merupakan NPEO dengan jumlah peserta terbanyak.

Jika tahun 2017 tak lebih dari 50 politeknik menjadi peserta, tahun ini, ada 54 politeknik yang menjadi peserta.

"Ada peningkatan. Peserta cukup antusias. Semakin ke sini, semakin sadar akan pentingnya kemampuan berkomunikasi dalam Bahasa Inggris,"

NPEO, menurut Hilman, terbukti dapat mencetak para juara yang mampu bersaing di level internasional.

Peserta yang pernah ikut kegiatan NPEO, lanjutnya, bahkan sudah ada yang melanjutkan kuliah di luar negeri.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved