Pemprov Jabar Segera Realisasikan Pembangunan ATC Tower Nusawiru di Pangandaran

Bandara Nusawiru sendiri rencananya dikembangkan untuk meningkatkan aktivitas transportasi udara dari atau menuju Pangandaran.

Pemprov Jabar Segera Realisasikan Pembangunan ATC Tower Nusawiru di Pangandaran
TRIBUNJABAR.CO.ID/THEOFILUS RICHARD
Sekda Jabar, Iwa Karniwa setelah menghadiri Rapat Koordinasi Asian Games di Hotel El Royale, Bandung, Selasa (20/2/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sekda Jabar Iwa Karniwa mengatakan, saat ini pemprov segera memproses pembebasan lahan dan hibah lahan di Bandara Nusawiru di Kabupaten Pangandaran kepada Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia atau Airnav Indonesia.

"Untuk pengembangan Bandara Nusawiru, kita siapkan hibah lahan untuk Airnav, supaya bisa melakukan pembangunan tower dan kelengkapan lainnya. Semuanya dalam proses, dan bulan ini kita selesaikan," kata Iwa seusai melaksanakan pertemuan dengan Airnav Indonesia di Gedung Sate, Kamis (19/4/2018).

Lahan tersebut, katanya, akan menjadi tempat pendirian menara pemantau lalu lintas udara atau air traffic control (ATC) tower.

Menara inilah yang akan mengatur dan membimbing pesawat untuk lepas atau tinggal landas di bandara.

Baca: Rayakan 17 Tahun Album Kedua, Band Koil Adakan Konser Koil Megaloblood

Bandara Nusawiru sendiri rencananya dikembangkan untuk meningkatkan aktivitas transportasi udara dari atau menuju Pangandaran. Dengan demikian, aktivitas pariwisata atau ekonomi pun dapat terdongkrak.

Dalam kesempatan yang sama, kata Iwa, dibicarakan juga bersama Airnav Indonesia mengenai implementasi penggunaan menara ATC di Bandarudara Internasional Jawa Barat atau Bandara Kertajati di Kabupaten Majalengka.

Baca: Jauh Sebelum Jokowi, Presiden Soeharto Lebih Dulu Blusukan, Ini Penuturan Wakilnya

Pemerintah Provinsi Jawa Barat, katanya, menghibahkan tanah kepada Airnav Indonesia untuk pembangunan menara ATC di Bandara Kertajati. Sarana pendukung navigasi lainnya pun, katanya, telah diserahkan kepada Airnav.

Kelengkapan navigasi ini, katanya, diupayakan menjadi berstandard internasional saat digunakan pertama kali melayani penerbangan di Bandara Kertajati. Hal tersebut telah dikoordinasikan dengan Dirut PT BIJB.


Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Yudha Maulana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved