Ojek Online dan Ojek Pangkalan Kembali Berselisih, Ratusan Ojek Online Turun ke Jalan di Cibiru

Aksi tersebut buntut perselisihan antara pengemudi ojek online dengan ojek konvensional pada Jumat (13/4/2018) di daerah Cibiru.

Tribun Jabar/Daniel Andreand Damanik
Kapolsek jajaran Polrestabes Bandung mengajak kedua pihak, ojek online dan pangkalan, untuk mediasi di Mapolsek Panyileuka, Kamis (19/4/2018). 

Laporan Wartawan TribunJabar Daniel Andreand Damanik

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Perseteruan antara pengemudi ojek online dan ojek konvensional kembali terjadi di sekitar wilayah Ujungberung hingga Cibiru, Kota Bandung, Kamis (19/4/2018).

Aksi tersebut buntut perselisihan antara pengemudi ojek online dengan ojek konvensional pada Jumat (13/4/2018) di daerah Cibiru.

Akibatnya pada Kamis (19/4/2018) ratusan pengemudi ojek online turun ke jalan untuk mengklarifikasi kejadian yang dialami rekannya.

Mengetahui adanya konsentrasi massa pengemudi ojek online di wilayahnya, sejumlah Kapolsek jajaran Polrestabes Bandung langsung mengajak kedua pihak untuk mediasi di Mapolsek Panyileukan.


Proses mediasi antara pengemudi ojek online dan konvensional dipimpin langsung oleh Kapolsek Panyileukan, Kompol Sudewo SH di Mapolsek Panyileukan.

Mediasi diikuti oleh perwakilan pengemudi ojek online dan konvensional. Sementara, di luar ruangan mediasi,ratusan pengemudi online masih menunggu hasil mediasi.

Ratusan personel Kepolisian dari Polrestabes Bandung dikerahkan untuk mengamankan sekitar Polsek Panyileukan.

Penulis: Daniel Andreand Damanik
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved