Starbuck di California Diisukan Mengandung Zat Kanker, HLKI Minta Penjelasan Starbuck Indonesia  

Menurut pemikiran saya, sama saja, Starbuck di Indonesia harus menggunakan label peringatan pada konsumen. Ini yang akan kami tempuh

Starbuck di California Diisukan Mengandung Zat Kanker, HLKI Minta Penjelasan Starbuck Indonesia   
Reuters
ILUSTRASI --- starbucks 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Theofilus Richard

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG – Himpunan Lembaga Konsumen Indonesia (HLKI) akan meminta penjelasan kepada pemerintah dan Starbuck Indonesia mengenai kandungan di dalam kopi yang disajikan Starbuck di Indonesia.

Hal ini menyusul isu adanya kandungan zat akrilamida yang dapat memicu kanker dalam kopi yang dijual di Starbuck California.

Ketua HLKI, Firman Turmantara, mengatakan seharusnya Starbuck memberi peringatan di setiap kemasan kopi mengenai kandungan zat kimia yang ada di dalam kopi.

“Menurut pemikiran saya, sama saja, Starbuck di Indonesia harus menggunakan label peringatan pada konsumen. Ini yang akan kami tempuh, penjelasan dari pemerintah dan Starbuck,” ujar Firman ketika ditemui di sebuah rumah makan di Jalan Wastukencana, Bandung, Senin (16/4/2018).


Menurut Firman, penjelasan dari Starbuck Indonesia sangat diperlukan karena biasanya perusahaan waralaba memiliki standar yang sama mengenai bahan yang dijual dan cara penyajiannya.

Selain kepada Starbuck Indonesia, HLKI juga akan meminta penjelas dari lembaga pemerintah, semisal Kementerian Kesehatan, Kementerian Perdagangan, Kementerian Keuangan (Ditjen Bea Cukai), dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Menurut seorang pengacara HLKI, Rudi Wiranatakusuma, masyarakat sebagai konsumen harus mengetahui kandungan yang terdapat dalam kopi yang dijual di Starbuck.

Jika zat akrilamida terbukti ada dalam kopi yang dijual di Indonesia, maka tidak ada pencantuman peringatan di setiap kemasan Starbuck merupakan pelanggaran.

Halaman
12
Penulis: Theofilus Richard
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved