Kinerja Pemkab Tasikmalaya Tahun 2017, Ternyata Kedua Terbawah Se-Jabar

Berdasarkan laporan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan yang dikeluarkan Kementerian PAN dan RB, Kabupaten Tasikmalaya mendapat CC.

Kinerja Pemkab Tasikmalaya Tahun 2017, Ternyata Kedua Terbawah Se-Jabar
TRIBUN JABAR/ISEP HERI
Penjabat Bupati Tasikmalaya, Ade Sugianto saat memberikan pidato dalam Halaqoh Konsultasi Publik Revisi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Tasikmalaya 2016-2021 di Gedung Islamic Center, Senin (9/4/2018) siang. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Berdasarkan laporan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan yang dikeluarkan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Kabupaten Tasikmalaya mendapat predikat CC.

Alahasil, kinerja Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya tahun 2017 menduduki urutan 26 alias kedua terbawah dari 27 kabupaten dan kota di Jawa Barat.

Laporan tersebut dikemukakan Pelaksana Tugas Bupati Tasikmalaya, Ade Sugianto saat memberikan pidato dalam Halaqoh Konsultasi Publik Revisi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Tasikmalaya 2016-2021 di Gedung Islamic Center, Sabtu (9/4/2018) siang.

Menurutnya, hal tersebut bertolak belakang dengan laporan penyelenggaran pemerintahan dan tingkat penyerapan anggaran pada 2017.

Baca: Marc Marquez Sebut Manuvernya yang Bikin Valentino Rossi Jatuh Wajar dalam Sebuah Balapan

Baca: Ibunda David Noah Beberkan Pernikahan Anaknya Hampir Batal, Ibunda Gracia Sampai Nyembah-nyembah

"Masalah penyerapan anggaran kita nomor dua di Indonesia. Apa yang kita lakukan, program-program, proyek pun kita lakukan nomor dua di Jawa Barat. Tetapi kinerja kita nomor dua terbawah di Jawa Barat," katanya.

Dia menilai banyaknya program-program saat ini nyatanya banyak yang belum bahkan tidak sama sekali bermanfaat bagi kemaslahatan warga.


"Anggaran pembangunan kita besar, uang sudah keluar banyak sekali. Proyek bertebaran di mana-mana. Tapi antara satu program dengan program lain, antara satu proyek dengan proyek lain, tidak saling sinergis, tidak berkaitan dan saling mendukung," kata dia.

Predikat CC yang diraih pemkab Tasik ini disayangkan Ade, padahal selama tiga tahun berturut-turut Pemkab Tasik sanggup meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian atas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). (*)

Penulis: Isep Heri Herdiansah
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved