Dinilai Melanggar Aturan Soal KBU, FPBU Tuntut Pertamina Setop Pembangunan SPBU di Lembang

Diduga, SPBU tersebut dibangun dengan luas ruang terbuka hijau (RTH) yang lebih sedikit daripada ketentuan

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Ichsan
Tribunjabar/Syarif Abdussalam
FPBU di kantor Pertamina Bandung 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Forum Peduli Bandung Utara (FPBU) menuntut PT Pertamina menghentikan pembangunan SPBU di Jalan Raya Lembang, tepatnya di Desa Gudangkahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Pembangunan SPBU tersebut diduga melanggar peraturan mengenai Kawasan Bandung Utara (KBU).

Membahas pembangunan SPBU tersebut, Forum Peduli Bandung Utara pun melakukan audiensi dengan pihak Pertamina di Kantor Pertamina Cabang Bandung, Senin (9/4/2018). Mereka diterima Kepala Pertamina Cabang Bandung Muhammad Reza dan Kepala Bagian Legal Ahmad Tohir.

Baca: Dikunjungi Nining Meida, Dedi Mulyadi Siap Bikin Lirik Lagu Sunda dan Janji Beri Ruang Seniman Lokal

Ketua Forum Peduli Bandung Utara, Suherman, mengatakan pembangunan SPBU tersebut harus dihentikan karena Pemerintah Kabupaten Bandung Barat telah melayangkan tiga kali surat teguran kepada pengelola SPBU tersebut.

Diduga, SPBU tersebut dibangun dengan luas ruang terbuka hijau (RTH) yang lebih sedikit daripada ketentuan peraturan mengenai pengendalian pembangunan Kawasan Bandung Utara dalam Peraturan Provinsi Jawa Barat Nomor 2 Tahun 2016.


Suherman mengatakan lahan seluas 856 meter persegi di SPBU tersebut seharusnya dijadikan ruang terbuka hijau. Namun kenyataannya, kata Suherman, malah dibangun untuk pembuatan tanki BBM sehingga tidak ada lahan untuk penyerapan air hujan.

"Padahal di KBU ini lahan sudah sangat kritis. Tiap banjir terjadi di Kota Bandung, yang disalahkan pasti KBU. Semua pembangunan di KBU harus menyisakan banyak ruang untuk ruang terbuka hijau," kata Suherman di Kantor Pertamina Cabang Bandung, Senin (9/4/2018).

Pertamina, kata Suherman, menyambut baik dan merespons keberatan warga terhadap pembangunan di SPBU tersebut. Pertamina, katanya, menyatakan siap menunggu surat teguran atas pembangunan SPBU tersebut dari Pemerintah Kabupaten Bandung Barat.


"Izin SPBU itu sudah ada, cuma pelaksanaannya yang salah. Melanggar peraturan tentang KBU. Seharusnya apapun yang dibangun di KBU, harus menyediakan ruang terbuka hijau," katanya.

Selama ini, kata Suherman, Forum Peduli Bandung Utara mendampingi berbagai pembangunan di KBU, dari mulai pengembangan kawasan wisata sampai hunian. Dengan pendampingan ini, kata Suherman, contohnya semua kawasan wisata di Lembang, sebagian besar terdiri atas ruang terbuka hijau.

Dalam kesempatan tersebut, pihak Pertamina belum bisa memberikan penjelasannya mengenai pembangunan SPBU tersebut. Sebelumnya, pembangunan SPBU ini menyita perhatian DPRD Provinsi Jawa Barat dan diminta untuk dibangun sesuai peraturan mengenai KBU.

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved