Serang Bus Petarung UFC, McGregor Diseret ke Pengadilan dengan Tangan Terborgol

Petarung berusia 29 tahun asal Irlandia ini tampak dibawa dari kantor kepolisian Brooklyn dengan mengenakan celana jins

Serang Bus Petarung UFC, McGregor Diseret ke Pengadilan dengan Tangan Terborgol
billboard.com
Conor McGregor 

TRIBUNJABAR.ID - Pegulat asal Irlandia, Conor McGregor diajukan kepengadilan dengan tangan terbogol usai dirinya bersama 20 orang rekannya untuk mengacaukan pertemuan para petarung dengan media, New York, Jumat (06/4/2018)

Petarung berusia 29 tahun asal Irlandia ini tampak dibawa dari kantor kepolisian Brooklyn dengan mengenakan celana jins dan sepatu olahraga putih dan diajukan ke pengadilan kriminal di Brooklyn.

McGregor tertangkap kamera melakukan perusakan jendela bus yang berisi para petarung lainnya yang baru saja menghadiri pertemuan media di Barclays Center, Ndew York.

Bus tengah berjalan perlahan saat McGregor melakukan aksinya. Polisi memastikan McGregor diajukan ke pengadilan dengan tiga tuduhan penyerangan dan tindak kriminal.

Baca: Serang Bus Petarung UFC jadi Tanda Kehancuran Karier Conor McGregor

Sementara petarung lainnya, Cian Cowley, 25, juga diajukan ke pengadilan dengan satu tindak kekerasan dan tuduhan tindak kriminal.

Akibat perbuatan McGregor, seporang petarung, Michael Chiesa harus dilarikan ke rumah sakit karena mederita luka pada wajahnya. Hal ini diungkap oleh pimpinan UFC, Dana White.

"Keputusan Komisi Atletik New York menyebut saya tidak diijinkan bertarung di UFC 223," ungkap Chiesa melalui akun twitter-nya. UFC 223 akan berlangsung akhir pekan ini.

White menyebut pihak kepolisian telah mengeluarkan surat penahanan buat McGregor. Ia menuduh petarung Irlandia tersebut datang ke gedung pertemuan bersama rombongan sekitar 20 orang untuk mengacau.

"Mereka turun ke bawah menyerang para petarung yang berada dalam bus, melemparkan kaleng sampah," kata White. "Memecahkan saru kaca jendela bus, melukai Michael Chiesa dengan parah karena luka pada wajah dan tangan," lanjut White.

Editor: Isal Mawardi
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved