Breaking News:

Seragam Sekolah Basah Karena Seberang Sungai, Murid: Sudah Biasa

Siswa-siswi SDN 2 Patapan, Desa Patapan, Kecamatan Beber, Kabupaten Cirebon, harus merasakan celana dan rok yang basah saat belajar.

Tribun Jabar/ Siti Masithoh
Siswa-siswi SDN 2 Patapan, Desa Patapan, Kecamatan Beber, Kabupaten Cirebon saling berpegangan tangan saat menyebrang sungai ketika pulang sekolah, Kamis (5/4/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Masithoh

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Siswa-siswi SDN 2 Patapan, Desa Patapan, Kecamatan Beber, Kabupaten Cirebon, harus merasakan celana dan rok yang basah saat belajar.

Celana dan rok mereka basah akibat menyebrang Sungai Cisiluk saat berangkat sekolah.

Dari mulai kelas 1, mereka sudah terbiasa menyebrang sungai itu menuju sekolahnya.

Meskipun mereka berusaha mengangkat rok dan celananya, tetap saja basah karena tingginya air.

Kedalaman air sekitar 30 - 50 sentimeter. Mereka harus terus memegang celana dan rok itu sambil memegang celana dan rok.

Mereka juga harus saling berpegangan agar tidak terpeleset.

Baca: Video Lengan Kiri Remaja Ini Disambar Buaya saat Mandi di Sungai Depan Rumah

Akibatnya, celana dan rok yang basah itu terpaksa dipakai belajar.

"Sudah tidak pernah merasa kedinginan maupun gatal," ujar ujar Komarudin (11), siswa kelas 5 SDN 2 Patapan saat ditemui di Sungai Cisiluk, Kamis (5/4/2018).

Seragam yang basah itu bahkan sampai kering dibawa belajar.

Guru di sekolahnya juga sudah memaklumi kalau seragam anak-anak tersebut basah.

Penulis: Siti Masithoh
Editor: Isal Mawardi
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved