Anggota DPRD Purwakarta Ini Sebut Ada Ulah Kotor di Setwan pada Tahun 2016

Anggota DPRD Purwakarta, Fitri Maryani mengaku baru menyadari ternyata banyak kejanggalan dalam penggunaan anggaran DPRD 2016 setelah . . .

Facebook.com/DPRD Kabupaten Purwakarta
Ilustrasi: Gedung DPRD Kabupaten Purwakarta 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Haryanto

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Anggota DPRD Purwakarta, Fitri Maryani mengaku baru menyadari ternyata banyak kejanggalan dalam penggunaan anggaran DPRD 2016 setelah ia diperiksa jaksa di Kejaksaan Negeri Purwakarta, Selasa (3/4/2018).

Bahkan, ia menyebut ada ulah kotor oknum kesekretariatan dewan yang dianggap menjerumuskan sejumlah Anggota DPRD.

Hingga membuat seluruh anggota dewan, termasuk dirinya diperiksa pihak Kejari mengenai aliran anggaran 2016 yang diduga dikorupsi.

Fitri mengaku baru mengetahui ada kegiatan yang tidak pernah ia lakukan, namun beberapa SPJ (surat pertanggungjawaban) yang dibuat oleh Sekretariat DPRD  (Setwan) Purwakarta menyebutkan sudah dilakukan oleh sejumlah anggota dewan termasuk dirinya.

Baca: Nikita Mirzani Janji akan Lakukan Hal Gila ini Bila Lucinta Luna Terbukti Seorang Wanita Tulen

"Setelah pemeriksaan, kami jadi tahu adanya kesalahan itu. Contohnya kunker tiga kali, tapi di SPJ sampai enam kali," katanya saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Rabu (4/4/2018).

Fitri yang menjabat sebagai ketua Fraksi Gerindra DPRD Purwakarta, juga melihat adanya kuintansi yang seperti direkayasa.

Surat bukti penerimaan uang perjalanan dinas itu ditunjukan oleh pihak kejaksaan pada saat ia diperiksa.


Halaman
12
Penulis: Haryanto
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved