Proyek Kereta Cepat, Warga Disebut Tersenyum Saat Terima Uang Ganti Pembebasan Lahan

Di Kota Cimahi, khususnya Kelurahan Utama, ini salah satu saat pembebasan lahannya yang lancar.

Proyek Kereta Cepat, Warga Disebut Tersenyum Saat Terima Uang Ganti Pembebasan Lahan
Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Warga menerima pergantian uang pembebasan lahan secara simbolis di Kantor Kelurahan Utama, Selasa (3/4/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI- Direktur Utama PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI), Natal Argawan Pardede, menilai pembebasan lahan di Kelurahan Utama, sangat lancar.

Pembebasan lahan di kelurahan di Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, itu terkait dengan proyek Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Jakarta-Bandung.

"Di Kota Cimahi, khususnya Kelurahan Utama, ini salah satu saat pembebasan lahannya yang lancar. Seperti yang kita lihat, tadi masyarakat tersenyum saat menerima ganti rugi pembebasan lahannya," ujar Natal Argawan Pardede, saat ditemui di Kantor Kelurahan Utama, Selasa (3/4/2018).

Hingga saat ini, kata dia, untuk wilayah Kelurahan Utama proses pembebasan lahan dan ganti ruginya tak mendapat banyak penolakan dari warga.

Atas hal itu, pihaknya menargetkan pembebasan dan ganti rugi lahan yang terdampak proyek KCIC di wilayah Kota Cimahi bisa rampung pada pertengahan bulan April 2018.

"Di Cimahi untuk pembebasan lahannya belum rampung semua. Mudah-mudahan tempat yang lain juga bisa menerima angka (harga) yang telah disampaikan," katanya.

Salah seorang warga Kelurahan Utama, Rofi (42) mengaku setuju dengan harga yang ditawarkan PT PSBI.

Baca: Kadis Kominfo Jabar: Sulit Lacak Penyebar Hoaks yang Bukan dari Wilayah Jawa Barat

"Karena harganya sesuai ya menerima dan mendapat ganti rugi sekitar Rp 400 juta," katanya.

Ganti rugi sebesar Rp 400 juta itu dari lahan kosong miliknya sekitar 118 meter persegi dan dibayar ganti rugi per meternya Rp 3,4 juta.

Diberitakan sebelumnya, PT PBSI menggelontorkan dana sebesar Rp 278 miliar untuk membebaskan 304 bidang tanah yang terdampak pembangunan KCIC di Kota Cimahi. (*)

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved