Longsor di Kampung Cibulakan, Warga Kaget Ada Aliran Air dari Pangkal Longsor

Longsor bukan hal baru bagi warga Kampung Cibulakan, Desa Sindanggalih, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang.

Longsor di Kampung Cibulakan, Warga Kaget Ada Aliran Air dari Pangkal Longsor
Muhamad Nandri Prilatama/Tribun Jabar
Longsor yang terjadi di Kampung Bonjot RT 3 RW 11, Desa Buninagara, Kecamatan Sindangkerta menewaskan dua orang warga, atas nama Puja (14) dan Damah (40). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Seli Andina

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Longsor bukan hal baru bagi warga Kampung Cibulakan, Desa Sindanggalih, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang.

Sebelumnya, di kawasan pesawahan milik warga memang telah terjadi beberapa kali tanah longsor, namun skalanya lebih kecil.

Hal tersebut diungkapkan Ketua RT 03/RW 15 Kampung Cibulakan, Entin (45), ketika ditemui Tribun Jabar di lokasi longsor, Selasa (3/4/2018).

"Cuman baru kali ini longsornya benar-benar besar sampai dua hektar," ujar Entin.

Selain itu, yang membuat warga kaget dan heran adalah tiba-tiba ada aliran air yang mengalir dari pangkal longsor.


Sebelumnya, Entin mengatakan, warga tidak pernah tahu ataupun melihat aliran air di daerah tersebut.

"Awalnya dikira dari pipa, ternyata bukan, seperti dari sumber air saja itu," ujar Entin.

Selain itu, kemarin, air yang mengalir nampak kotor dan bercampur lumpur, namun kini air yang mengalir bersih dan jernih.

Warga berspekulasi, longsor besar tersebut terjadi karena sumber air yang terhalang sawah warga sehingga air mengalir di bawah tanah dan menggerus tanah.

"Kami tidak tahu ada aliran air, karena memang tidak ada sungai di sekitar sini," ujar Entin.

Penulis: Seli Andina Miranti
Editor: Isal Mawardi
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved