Breaking News:

Perjuangan Hernowo Kayuh Sepeda Naik Turun Bukit demi Antar Anaknya yang Down Syndrom sampai Sekolah

Tubuhnya kecil, kulitnya sawo matang, wajahnya berkeriput dalam, dan kaki mengenakan sandal jepit usang.

Editor: Ravianto
KOMPAS.com/Dani J
Hernowo mengendalikan kemudi sepeda, Kamilah dan Wahyu di belakang. Seperti inilah setiap hari Hernowo membawa Wahyu sekolah yang jauhnya belasan kilometer. Hernowo yang setengah tuli sejak lahir tidak menyerah menyekolahkan anaknya yang down syndrome. Di usia senja mereka, ia mengharapkan Wahyu bisa cepat mandiri. 

TRIBUNJABAR.ID, KULON PROGO - Mendung tebal Selasa pagi menggantung di atas perbukitan Kecamatan Kokap, Kulon Progo, Yogyakarta. Udaranya sejuk.

Pada sebuah jalan menurun dengan aspal mulus yang membelah bukit, melintas cepat seorang pria setengah baya mengemudi sepeda ontel berwarna hijau pudar.

Tubuhnya kecil, kulitnya sawo matang, wajahnya berkeriput dalam, dan kaki mengenakan sandal jepit usang.

Hernowo (60), warga Dusun Anjir, Desa Hargorejo, Kokap, ini membiarkan roda sepedanya menggelinding begitu rupa mengikuti kontur menurun bukit.

Ia hanya menjaga keseimbangan agar dua orang di belakangnya tidak oleng lantas terjatuh.

Duduk paling belakang adalah Kamilah (61), wanita yang dinikahi 21 tahun lalu.

Perempuan berkerudung ini duduk di boncengan sambil memanggul tas sekolah.

Baca: Fakta Penemuan Mayat di Septic Tank, Ada Cekcok sampai Kaki Nongol di Septic Tank

Baca: Kabar Terbaru Soal Michael Essien, Agen Buka Suara di Mana Pemain Ghana Itu

Ia sesekali melambai-lambaikan tangan untuk memberi tanda pada para pengendara dan pengguna jalan lain ketika Hernowo hendak berbelok ke kanan atau ke kiri.

Halaman
1234
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved