SOROT

Negeri-negeri yang Hilang, Indonesia 2030?

Di dalam kitab suci Alquran, disebutkan banyak kaum dan negerinya dihapuskan dari muka bumi karena berbuat makar terhadap Tuhan

Negeri-negeri yang Hilang, Indonesia 2030?
Dok
Kisdiantoro, Wartawan Tribun Jabar

Kisah itu di antaranya ada kaum nabi Luth yang dihancurkan dari muka bumi karena melakukan penyimpangan, menikah dengan sesama jenis. Allah pun mengahancurkan kaum ini dengan menghadirkan gempa bumi, angin kencang, dan hujan batu. Rumah-rumah dan kaum nabi Luth pun terkubur. Sirnalah negeri itu.

Kisah lain, bangsa Madyan atau kaumnya nabi Syuaib. Bangsa ini dihilangkan dari muka bumi karena gemar melakukan kecurangan dalam perdagangan. Mereka ingin untung ketika berjualan dengan cara mengurangi takaran, dan ketika membeli sesuatu mereka ingin dilebihkan.

Allah kemudian menghancurkan mereka dengan mendatangkan hawa panas yang teramat panas. Mereka tak dapat menangkalnya meskipun berlindung di tempat yang teduh. Negeri itu pun binasa. Dan masih banyak kisah negeri-ngeri terdahulu yang dibinasakan dari atas muka bumi.

Dalam konteks Indonesia, hal itu bisa saja terjadi, jika penduduk negeri ini semakin banyak melakukan kecurangan. Kebaikan terus berkurang, lalu hilang.

Allah telah menghadirkan peringatan melalui banyaknya bencana, banjir, longsor, dan gempa. Jika peringatan itu tak menjadikan masyarakat Indonesia memperbaiki diri, tetap membabat hutan, melakukan alihfungsi lahan, membuang sampah ke sungai, maka kehancuran itu semakin dekat.

Sebagaimana pendapat Tito Karnavian dan Mahfud MD, pernyataan Indonesia bubar 2030, akan lebih baik jika dimaknai sebagai wakeup call, agar bangsa negeri segera berbenah dan memperbaiki diri, menjadi lebih baik.

Maka, apa yang diharapkan Jokowi, Indonesia akan menjadi kekuatan ekonomki ke-7 di dunia, bukanlah sebuah mimpi. Sebab, Allah merahmati sebuah negeri yang penduduknya banyak berbuat kebaikan. (*)

Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved