Pemilihan Ketum Baru, FSP Sinergi BUMN Gelar Kongres

Selain acara seminar, pada kegiatan kali ini akan diadakan juga pemilihan ketua umum baru Federasi Serikat Pekerja Sinergi BUMN.

TRIBUN JABAR/SITI FATIMAH
Menteri Ketenagakerjaan RI Hanif Dhakiri saat membuka acara Seminar dan Kongres Federasi Serikat Pekerja Sinergi BUMN bertema Tantangan Indepensi BUMN Menghadapi Tahun Politik yang digelar Federasi Serikat Pekerja Sinergi BUMN di Grand Tjokro Kota Bandung, Rabu (28/3/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Fatimah

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Federasi Serikat Pekerja Sinergi BUMN menggelar acara Seminar dan Kongres Federasi Serikat Pekerja Sinergi BUMN "Tantangan Indepensi BUMN Menghadapi Tahun Politik" di Grand Tjokro Bandung, Rabu (28/3/2018).

Seminar tersebut dibuka oleh Menteri Ketenagakerjaan RI Hanif Dhakiri.

Selain acara seminar, pada kegiatan kali ini juga digelar pemilihan ketua umum baru Federasi Serikat Pekerja Sinergi BUMN.

Ketua Umum FSP Sinergi BUMN, Ahmad Irfan Nasution mengatakan, Federasi Serikat Pekerja Sinergi BUMN merupakan Federasi Serikat yang didirikan oleh serikat pekerja dilingkungan BUMN pada 4 tahun yang lalu di Surabaya yang dipelopori oleh pekerja BUMN.

"Pada saat ini Federasi Serikat Pekerja Sinergi BUMN merupakan Federasi terbesar yang ada dilingkungan pekerja BUMN dengan jumlah anggota 36 Serikat Pekerja dan tidak berafiliasi dengan partai politik manapun," katanya.

Baca: Soal dan Jawaban USBN Diduga Bocor, Polda Jabar Langsung Lakukan Penyelidikan

Ia mengatakan, Federasi Serikat Pekerja Sinergi BUMN memiliki harapan besar agar BUMN dapat Menjadi Lokomotif Perekonomian dan Pembangunan Indonesia.

Selain itu, BUMN juga harus menjadi tuan rumah di Indonesia untuk itu Sinergi antar BUMN tidak hanya sebagai slogan semata.

"Federasi Serikat pekerja BUMN selama ini selalu mendorong perusahaan maupun Serikat Pekerja Anggota Federasi untuk dapat bersinergi dan menjalin kemitraan yang baik dengan perusahaan, " katanya.

Ketua Panitia Acara Heri Yuristin Rivano mengatakan, sebagai sebuah organisasi, FSP Sinergi BUMN perlu melakukan lompatan dalam menjaga
semangat kebersamaan dan solidaritas pekerja BUMN sebagai satu-satunya modal yang dimiliki oleh Pekerja.


"Salah satu langkah kongkrit dalam menjaga semangat tersebut adalah memastikan terjadinya suksesi kepengurusan melalui forum tertinggi organisasi yakni kongres," katanya.

Kongres kali ini adalah kongres ke-2 yang dilaksanakan oleh FSP Sinergi BUMN dengan agenda pembahasan antara lain mendengar laporan pertanggungjawaban Ketua Umum FSP Sinergi BUMN periode 2014 2018, pembahasan perubahan AD/ART, menyusun program kerja dan rekomendasi organisasi serta memilih Ketua Umum periode 2018-2022.

"Hingga pagi ini, kehadiran delegasi peserta telah mencapai 90% yang artinya kuorum pelaksanaan kongres telah memenuhi sesuai dengan AD/ART Federasi. Kongres akan ilaksanakan secara marathon sampai dengan tanggal 30 Maret 2018," katanya. (*)

Penulis: Siti Fatimah
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved