Terpopuler Persib
Mario Gomez Bermanuver Lewat Mesin Gol Seharga Rp 19 Miliar, Ada Pertaruhan Pemain di Baliknya
Kehadiran pemain berusia 26 tahun itu seolah menjadi pemenuh hasrat Mario Gomez dalam menciptakan tim idaman.
Penulis: Yudha Maulana | Editor: Widia Lestari
TRIBUNJABAR.ID - Kedatangan striker Argentina, Jonathan Bauman, menjadi kejutan yang disiapkan Persib Bandung dalam perayaan ultah tim yang ke-85.
Kehadiran pemain berusia 26 tahun itu seolah menjadi pemenuh hasrat Mario Gomez dalam menciptakan tim idaman.
Wajar, jika Mario Gomez begitu 'keukeuh' untuk mendatangkan legiun asing tambahan untuk mendampingi Ezechiel N Douassel di lini serang.
Dari tiga laga, Persib hanya mampu memproduksi satu gol.
Gol itu pun itu tidak berasal dari dua striker Persib, melainkan dari kaki gelandang serang, Oh In Kyun.
Berkaca dari hasil minor tersebut, Mario Gomez pun bermanuver dengan mematangkan tim lewat serangkaian laga uji coba.
Dari 13 pertandingan yang dilakoni, Persib mencetak 31 gol. Dua gol diantaranya dicetak ke gawang Arema FC.
Sementara jumlah gol yang masuk ke gawang Persib, hanya berjumlah delapan gol.
Di tengah rangkaian uji coba pun Pangeran Biru mendaratkan striker muda, Muchlis Hadi Ning.
Lalu bagaimana kekuatan Persib Bandung dalam mengarungi Liga 1 2018 nanti ?
Daya dobrak seharga Rp 24 Miliar
Menilik dari laman transfermarkt, saat ini Persib memiliki lini serang seharga Rp. 24 miliar.
Jumlah itu dirinci dari nilai transfer setiap penyerang yang dimiliki Persib.
Penyerang lokal, Airlangga Sucipto dibanderol dengan harga Rp. 868.575.400 dan Muchlis Hadi dibanderol dengan harga Rp 1.312.513.938.08 permusimnya.
Sementara itu, penyerang asal Chad, Ezechiel N Douassel memiliki nilai yang cukup fantastis, yakni 585.000 Poundsterling atau setara Rp 11.329.061.620
Jonathan Bauman yang baru bergabung dibanderol 278 Poundsterling atau setara Rp 5,2 miliar.
Jika dijumlah, lini depan Persib nyaris mencapai angka Rp. 19 miliar. Jumlah itu yang akan menjadi modal bagi Mario Gomez untuk membangkitkan Persib dari keterpurukan.
Pertaruhan Besar Roberto Carlos Mario Gomez
Pelatih Persib Bandung, Roberto Carlos Mario Gomez, membuat pertaruhan besar menjelang bergulirnya Liga 1 2018.
Pria asal Argentina itu melepas Michael Essien, setelah melakukan 'cuci gudang' sebelum dan pasca bergulirnya turnamen pramusim Piala Presiden 2018.
Salah satu kebijakannya yang paling berani, adalah mendepak Michael Essien dan mendatangkan Jonathan Bauman yang sejatinya bukan striker utama dari klub sebelumnya, Aok Kerkyra.
Kendati begitu, Mario Gomez memiliki pertimbangan sendiri melepas mantan pemain Chelsea dan Real Madrid itu.
Menurutnya, kebutuhan tim tak bisa ditawar dengan seorang pemain yang telah jelas kualitasnya, namun tak begitu dibutuhkan secara posisi.
"Karena setelah saya melihat dari beberapa pertandingan uji coba yang telah kita lewati di pra-musim, semua pertandingan dilewatkan oleh Essien, dan saya melihat kekurangan tim ada di sektor penyerangan. Sebelumnya kita kesulitan untuk mendatangkan penyerang asing," ujar Mario Gomez sesudah pertandingan Persib vs Arema FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (18/3/2018).
Mario Gomez mengungkapkan bahwa ia sudah memutuskan bahwa Persib bisa jalan tanpa kehadiran pemakai nomor punggung lima itu.
"Setelah melalui evaluasi tim, kita memutuskan bisa jalan tanpa Essien," ucap dia.
Dalam sepak bola profesional kata Mario Gomez, melepas atau mendatangkan pemain merupakan hal yang lumrah.
"Essien itu figur yang sangat baik, tapi kebutuhan tim nomor satu, kita perlu seorang striker," kata Mario Gomez.
Untuk mendatangkan Jonathan Bauman, Mario Gomez sampai membuat kritikan pedas secara terbuka kepada manajemen tim, hal yang biasanya jarang dilakukan oleh para pelatih Persib terdahulu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/mario-gomez_20180312_163824.jpg)