FOTO: Dasyatnya Banjir Bandang di Bandung, Lumpur Dimana-mana
Macet parah terjadi di Jalan AH Nasution, tepatnya sekitar 200 meter menuju Terminal Cicaheum, Rabu (21/3/2018) kemarin siang.
Penulis: Tiah SM | Editor: Isal Mawardi
TRIBUNJABAR.ID - Banjir bandang yang melanda kawasan Jatihandap akibat jebolnya tanggul di Sungai Cileuweung dan Sungai Cicabe menyebabkan ratusan rumah penduduk terendam lumpur dan sebagian rusak.
"Ada sembilan titik tanggul yang jebol di Cileuweung dan Sungai Cicabe, satu titik 10 meter,"ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Bandung Arief Prasetya, Rabu (21/3 /2018).
Arief mengatakan jebolnya tanggul akibat penyempitan sungai dan akibat Sungai Cipamokolan tidak mampu menahan air dari Cileuweung dan Cicabe.
"Sungai Cipamokolan tak bisa menahan air dari Sungai Cicabe dan Sungai Cileuweung," ujar Arief.
Menurut Arief, selain air yang terlalu besar juga banyak bangunan menempel di tanggul padahal seharusnya jarak bangunan dan sungai enam meter.
Untuk mengatasi musibah di Jatihandap untuk sementara membersihkan brangkal di sungai agar air lancar dan membuat tanggul darurat agar air tak masuk ke rumah.
Arief mengatakan panjang tanggul di Kota Bandung 525 kilometer sebagian besar banyak rumah penduduk yang menempel di sungai. "Kami sulit mengontrol tanggul karena terhalang rumah penduduk," ujar Arief.
Macet
Macet parah terjadi di Jalan AH Nasution, tepatnya sekitar 200 meter menuju Terminal Cicaheum, Rabu (21/3/2018) siang ini.
Kemacetan terjadi karena adanya petugas yang sedang membersihkan material sisa banjir bandang kemarin sore.
Jalan yang dibersihkan itu sebenarnya hanya sepanjang sekitar 300 meter.
Namun dampaknya membuat kemacetan parah di dua arah.
Pantauan Tribun Jabar, kemacetan terjadi di dua ruas jalan, baik arah kota maupun menuju Ujungberung.
Kendaraan dari arah kota bahkan tertahan sampai simpang tiga Cicaheum, di mana ada lampu pengatur lalu lintas.
Sedangkan yang dari arah Ujungberung, kemacetan terpantau lebih panjang, sampai sekitar RS Hermina yang jaraknya lebih dari 1 KM.
Kendaraan yang melewati jalan yang dibersihkan harus melaju pelan, terutama karena hanya satu ruas yang bisa digunakan.
Di ruas tersebut memang masih banyak lumpur.
Tadi pagi, beberapa pengendara terjatuh setelah tak mampu menguasai sepeda motor di jalan yang licin.
Hingga berita ini diturunkan, petugas masih membersihkan ruas jalan tersebut
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/banjir_20180322_062132.jpg)