Breaking News:

Warga Dilarang Melewati Proyek Kereta Cepat, Petugas Kementerian BUMN Larang Wartawan Meliput

"Kalau kerja di sana saya merasa gak nyaman, upah saja kalau gak dipaksa gak ngasih," ujar Sarmita

Tribunjabar/Muhamad Nandri Prilatama
Tenaga kerja asing Cina saat melarang warga untuk melintas ke area proyek kereta cepat Jakarta-Bandung, Rabu (21/3/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR, CIKALONGWETAN - Sejumlah warga yang tinggal di Kampung Cikuda, Desa Mandalasari, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat tidak diperbolehkan melewati sekitar lokasi proyek kereta api cepat Jakarta-Bandung oleh tenaga kerja asing (TKA) asal Cina. Padahal warga harus melewati lokasi proyek untuk kembali ke rumahnya.

Apalagi, saat Menteri BUMN, Rini Soemarno melakukan peninjauan ke lokasi terowongan atau tunnel, Rabu (21/3/2018) siang. Sarmita (52) warga kampung Cikuda mengatakan, larangan ini sering terjadi bahkan sampai ada gesekan dengan TKA asal Cina yang dipekerjakan di proyek tersebut.

Baca: Akibat Keteledoran Sang Ibu, Bayi Ini Alami Hal Pilu Saat Ditinggal di Dalam Mobil, Nasibnya Tragis

"Kalau kerja di sana saya merasa gak nyaman, upah saja kalau gak dipaksa gak ngasih," ujar Sarmita saat di lokasi pelarangan masuk, Rabu (21/3/2018).


Pada kunjungan Menteri BUMN kali ini, sempat terjadi ketegangan antara wartawan lokal dengan petugas yang mengaku dari Kementerian BUMN.

Petugas itu melarang wartawan lokal untuk meliput kegiatan Menteri BUMN dan hanya memperbolehkan masuk sebanyak 12 orang wartawan yang dibawa dari Jakarta.


Adu mulut pun sempat terjadi, namun pada akhirnya wartawan lokal diperbolehkan meliput kunjungan Rini Soemarno.

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved