Tanda Tangan Dipalsukan, Wakil Ketua DPRD Purwakarta Minta Kasus Korupsi di Dewan Diusut Tuntas

Tandatangannya itu terdapat pada sejumlah kuitansi penerimaan uang dari perjalanan dinas, yang ditunjukkan oleh pihak Kejaksaan.

Tanda Tangan Dipalsukan, Wakil Ketua DPRD Purwakarta Minta Kasus Korupsi di Dewan Diusut Tuntas
ILustrasi Korupsi Kepala Daerah dan Pilkada 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Haryanto

TRIBUNJABAR.ID PURWAKARTA - Wakil Ketua DPRD Purwakarta, Sri Puji Utami meminta pihak Kejaksaan Negeri Purwakarta untuk mengusut tuntas kasus dugaan korupsi anggaran kegiatan DPRD tahun 2016.

Dirinya berharap kasus yang telah merugikan negara sebesar Rp 1,5 miliar itu bisa segera selesai.

Karena menurut Sri, adanya korupsi di jajaran dewan itu menjatuhkan kredibilitas wakil rakyat itu sendiri.

"Mudah-mudah dapat terungkap siapa sebenarnya dalang dari semua ini. Kredibilitas harus dibersihkan dari tikus-tikus yang membuat kehormatan dewan jatuh," kata Sri saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Rabu (21/3/2018).

Pada pemeriksaan dirinya yang dilakukan oleh pihak Kejari pada Selasa (20/3/2018), ia mendapati ada tanda tangan dirinya yang dipalsukan.


Tandatangannya itu terdapat pada sejumlah kuitansi penerimaan uang dari perjalanan dinas, yang ditunjukkan oleh pihak Kejaksaan.

Pada pemeriksaan yang berlangsung selama sembilan itu, ia memperlihatkan tanda tanga yang asli dan yang dipalsukan.

"Saya tegaskan, dalam setiap kegiatan dewan, saya selalu mengikuti apa yang sudah menjadi program kerja (proker) yang telah diputuskan oleh bamus," katannya.

Namun begitu, dirinya berterima kasih serta mengapresiasi kinerja Kejari Purwakarta. Karena telah melakukan upaya-upaya pengungkapan kasus korupsi ini. 

Penulis: Haryanto
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved