Pelaku Pemasangan Cincin Secara Paksa Akan Diperiksa Kondisi Kejiwaanya

Di waktu lain ia mengaku hal itu dilakukan untuk latihan ketika nanti memiliki kekasih atau istri.

ISTIMEWA
Cincin yang dipasang paksa di jari manis Sh oleh DTS. 

TRIBUNJABAR.ID - Pelaku yang memaksa memasang cincin kepada Shelma (21), D (25) akan diperiksa kondisi kejiwaannya usai keterangan yang diberikan pelaku kerap berubah-ubah

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Bandung, AKBP Yoris M menyebutkan, kepada penyidik, D mengaku melakukan aksinya untuk keperluan drama.

Di waktu lain ia mengaku hal itu dilakukan untuk latihan ketika nanti memiliki kekasih atau istri.

"Untuk pelaku sampai saat ini kami masih memastikan, hanya memang yang berubah ialah (keterangan) yang pertama untuk sandiwara, kedua dia bilang untuk belajar tunangan. Kita masih lakukan pendalaman lagi," kata Yoris di Mapolrestabes Bandung, Selasa (20/3/2018).

Baca: VIDEO: Pengakuan Tersangka Pemasang Cincin pada Wanita Cantik yang Jarinya Nyaris Dipotong

Meski D bisa diajak berkomunikasi, namun keterangannya yang kerap berubah membuat polisi akan memeriksa kejiwaan pelaku.

"Yang ketiga kita akan lakukan pemeriksaan ke psikolog apakah memang ada gangguan atau tidak pada kejiwaan si pelaku ini," katanya.

Hingga kini, kepolisian terus mengembangkan kasus ini. Bahkan D sudah dibawa ke sebuah mall atau pusat perbelanjaan untuk reka ulang kasus pemasangan cincin secara paksa tersebut.

Selain itu, polisi juga menelusuri tempat pembelian cincin yang dimiliki pelaku, sekaligus mencari apakah ada korban lainnya.

Baca: VIDEO: Detik-detik Cincin di Jari Shelma Dipotong Gunakan Tang, Jarinya Terancam Diamputasi

"Ternyata hasil dari sana kita dapatkan penjual cincinnya, dan bahkan ada dua korban lainnya yang bekerja sebagai karyawan salah satu gerai makanan di mall tersebut," ungkap Yoris.

Nantinya, pihaknya akan meminta keterangan terhadap dua korban tersebut, untuk melengkapi berkas kasus tersebut.

Terkait kondisi korban Shelma, Yoris menyebut yang bersangkutan masih belum dapat dimintai keterangan. "Kondisi psikologisnya masih terganggu, sehingga Shelma belum bisa memberikan keterangan," pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Keterangan Kerap Berubah, Kejiwaan Pemasang Cincin Diperiksa

Editor: Isal Mawardi
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved