Pemasang Cincin Nikah Secara Paksa Ternyata Sudah 9 Kali Beraksi, Katanya Untuk Latihan Melamar

Dari dua rumah sakit itu, Sh kemudian disarankan ke RS Hasan Sadikin Bandung dan mendapat penanganan hingga berhasil.

Tribun Jabar/Mega Nugraha
DTS di Mapolrestabes Bandung, Senin (19/3/2018). 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Mahasiswa perguruan tinggi swasta di Kota Bandung, DTS (25) yang jadi tersangka kasus penganiayaan terhadap perempuan berinisial Sh (21) dengan memasang cincin secara paksa hingga bengkak, sudah melakukan perbuatannya berulang kali di sejumlah mall.

DTS memasang cincin kawin sebagai latihan melamar di mall di Jalan Pasir Kaliki Bandung pada pekan lalu hingga membuat jari manis Sh terluka dan nyaris diamputasi.‎

Selain sebagai latihan untuk melamar, DTS juga mengaku perbuatannya untuk latihan drama teater.

"Sama Sh yang ke sembilan, itu yang terakhir. Waktu itu saya berniat mencoba cincin saja sekaligus latihan drama teater," ujar DTS di Kantor Satreskrim Polrestabes Bandung, Jalan Jawa Kota Bandung, Senin (19/3).

"Saat itu saya masukin ke jari manis sampai setengah, karena enggak masuk lalu saya paksakan sampai ke ujung dalam jari manis."

Hanya saja, kata DTS, pengalaman memasang cincin pada perempuan pengunjung mall sebelumnya, tidak berujung dengan kasus hukum karena cincin yang ia kenakan pas di jari manis perempuan yang ia temui.

Baca: Mario Gomez Puji Moch Sabilillah Pemain yang Punya Kekuatan dan Kecepatan

Baca: Pilot Ukraina yang Dituduh Tembak Malaysia Airlines MH17 Tewas Bunuh Diri

"Sebelum-sebelumnya lancar-lancar saja, tidak jadi kasus seperti ini," kata DTS.

Dalam menjalankan aksinya, DTS memilih perempuan tertentu pengunjung mall. Dari sembilan aksinya, delapan berhasil namun yang terakhir pada Sh, gagal.

Halaman
1234
Penulis: Mega Nugraha
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved