Federasi Orienteering Nasional Indonesia Pengda Jabar Telah Dibentuk dan Dideklarasikan
Dalam sambutannya, Kapten Yafet yang mewakili Katopdam III Siliwangi menyatakan kegembiraannya dan siap mendukung kinerja FONI sebagai . . .
Penulis: Dedy Herdiana | Editor: Dedy Herdiana
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Hari Jumat, 16 Maret 2018 menjadi tonggak sejarah baru bagi olah raga orienteering.
Pada hari itu dengan mengambil tempat di Gedung Auditorium Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) Bandung, telah di deklarasikan berdirinya Federasi Orienteering Nasional Indonesia (FONI) Pengurus Daerah Jawa Barat sebagai wadah untuk mengembangkan kegiatan olahraga Orienteering di wilayah Provinsi Jawa Barat.
Kegiatan tersebut, sesuai dengan siaran pers yang diterima Tribun Jabar, Minggu (18/3/2018), dihadiri oleh perwakilan-perwakilan dari kota dan kabupaten yang ada di Jawa Barat, yakni dari Kuningan, Cirebon, Purwakarta, Karawang, Tasikmalaya, Bandung, Bogor, dan Ciamis.
Baca: 5 Fakta Mengerikan Tewasnya Politisi PPP Jombang, Penuh Teka-Teki dan Keanehan
Hadir pula dalam acara tersebut perwakilan dari unsur TNI yaitu dari Topdam III Siliwangi TNI AD dan Pusdiklat Paskhas TNI AU Lanud Sulaeman Jabar.
Dalam sambutannya, Kapten Yafet yang mewakili Katopdam III Siliwangi menyatakan kegembiraannya dan siap mendukung kinerja FONI sebagai wadah pengembangan olahraga Orienteering di Jawa Barat.
Sedangkan Kapten PAS M Basid sebagai perwakilan dari Dan Pusdiklat Paskhas menyatakan bahwa Orienteering merupakan olah raga lama yang baru dikembangkan di Indonesia dengan perkembangan yang cukup pesat dan di giatkan oleh berbagai lapisan masyarakat termasuk TNI AU.
Jonathan Bauman Merapat ke Persib, Sang Kekasih Unggah Video Ini, Komentar Bobotoh Bikin Ngakak https://t.co/p4lD0MYPO8 via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) March 18, 2018
Seperti diketahui, Orienteering adalah olahraga yang membutuhkan kemampuan dan keterampilan navigasi menggunakan peta dan kompas untuk menyelesaikan suatu lintasan dari titik kontrol satu ke titik kontrol lain dalam waktu sesingkat mungkin.
Menurut Arief Rachman yang terpilih sebagai Ketua FONI Pengda Jabar, potensi penggiat Orienteering di Jawa Barat sangat lah besar namun masih tertinggal dari propinsi-propinsi lain khusus nya di kalangan sipil.
Untuk itu pihaknya siap bekerja sama dengan semua kalangan termasuk pihak TNI untuk mengembangkan dan mensosialisasikan olahraga Orienteering di Provinsi Jawa Barat.
Selain deklarasi dan pembentukan pengurus, acara tersebut di meriahkan oleh Coaching Clinic Orienteering yang dibawakan oleh Prabowo AW, seorang penggiat Orienteering sekaligus atlet Orienteering asal Cilacap Jawa Tengah yang telah banyak memenangkan kejuaran Orienteering di Indonesia dan mengikuti lomba Orienteering di luar negeri.
Semoga dengan berdirinya Pengda FONI di Jawa Barat dapat mempersatukan para penggiat Orienteering di Jawa Barat sekaligus berkontribusi positif terhadap kemajuan Olahraga tersebut di Provinsi Jawa Barat. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/federasi-orienteering-nasional-indonesia-foni-pengurus-daerah-jawa-barat_20180318_180008.jpg)