Breaking News
Kamis, 28 Mei 2026

Berikut Masalah Pendengaran yang Banyak Dikeluhkan Masyarakat, Menurut Dokter THT RSHS Ini

Sally Mahdiani, dokter THT RSHS sekaligus panitia acara, mengatakan animo masyarakat terhadap pemeriksaan kesehatan pendengaran cukup bagus.

Tayang:
Penulis: Theofilus Richard | Editor: Dedy Herdiana
TRIBUNJABAR.CO.ID/THEOFILUS RICHARD
Pemeriksaan kesehatan pendengaran gratis dalam rangka World Hearing Day, di Posko World Hearing Day, halaman PT Perkebunan Nusantara, Car Free Day, Dago, Bandung, Minggu (18/3/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Theofilus Richard

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Selain menggelar kampanye pentingnya kesehatan pendengaran, acara World Hearing Day di Car Free Day Dago, Bandung, Minggu (18/3/2018) juga diisi pemeriksaan kesehatan gratis.

Sally Mahdiani, dokter THT Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) sekaligus panitia acara, mengatakan animo masyarakat terhadap pemeriksaan kesehatan pendengaran cukup bagus.

Hal itu terbukti dari banyaknya masyarakat mengantre untuk mengonsultasikan kesehatan pendengarannya.

"Tadi banyak keluhan mengenai kotoran telinga dan penurunan pendengaran," ujar Sally.

Baca: Dulu Jadi Idola Saat di Film Laskar Pelangi, Sempat Hilang, Begini Kabar Terbaru Sang Aktor

Sally mengatakan, pada usia sepuh sekira 60 tahun hingga 65 tahun, biasanya kemampuan pendengaran akan menurun.

Tidak hanya orang tua, banyak juga anak kecil mengonsultasikan kesehatan pendengarannya.

"Tadi sih anak-anak rata-rata masalahnya kotoran telinga, infeksi telinga, gara-gara sering pilek mungkin, biasanya infeksi saluran pernapasan atas," ujarnya.


Sally Mahdiani juga mengatakan, ada lima faktor yang dapat menurunkan kemampuan pendengaran.

Kelimanya adalah, faktor kotoran telinga, faktor infeksi telinga, faktor bising (dari lingkungan kerja atau penggunaan earphone), faktor bawaan lahir karena infeksi saat ibu hamil, faktor tuli karena usia tua.

Meski pemeriksaan tidak menyeluruh seperti di rumah sakit, para dokter memberi solusi bagi permasalahan pendengaran masyarakat yang berkonsultasi.

"Solusi secara langsung melalui pemeriksaan kesehatan telinga, kalau ada kotoran kami bersihkan. Kalau infeksi, kami berikan resep. Secara enggak langsung kami juga memberi penyuluhan," ujarnya.

Pemeriksaan kesehatan berlangsung sejak pukul 07.30 WIB hingga pukul 10.00 WIB.

WHO menetapkan World Hearing Day diperingati setiap tanggal 3 Maret.

Peringatan ini pertama kali diadakan pada 3 Maret 2007. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved