Jalan di Desa Kadu Mekar Purwakarta Berlubang dan Retak-retak, Warga Khawatir Terjadi Kecelakaan

Jalanan terus semakin parah, seiring intensitas kendaraan pengakut barang bangunan ke lokasi yang terus menerus.

Jalan di Desa Kadu Mekar Purwakarta Berlubang dan Retak-retak, Warga Khawatir Terjadi Kecelakaan
Tribun Jabar/Haryanto
Warga mengeluhkan jalan rusak di Desa Kadu Mekar, Kecamatan Babakan Cikao, Kabupaten Purwakarta karena membahayakan bagi pengendara. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Haryanto

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Jalan di sekitar Desa Kadu Mekar, Kecamatan Babakan Cikao, Kabupaten Purwakarta mengalami kerusakan yang cukup parah akhir-akhir ini.

Infrastruktur jalan yang menjadi titik nol Jalan Lingkar Barat rusak, diduga karena adanya proyek pembangunan pabrik hebel di desa tersebut.

Hilir mudiknya kendaraan berat membawa material untuk pembangunan pabrik, membuat jalan penghubung antar kecamatan itu menjadi berlubang dan retak-retak.

Jalanan terus semakin parah, seiring intensitas kendaraan pengakut barang bangunan ke lokasi yang terus menerus.

Tokoh masyarakat di Kampung Cikadu, di desa tersebut, Hidayat (45) mengaku kerusakan jalan terus meningkat seiring berjalannya waktu.


"Rusaknya jalan ini, sudah berlangsung cukup lama. Dari tahun lalu sudah mulai kelihatan rusaknya," ujar Hidayat saat ditemui, Kamis (15/3/2018).

Selama ini jalan kabupaten itu, menjadi jalur alternatif warga, yang membuat mobilitas arus kendaraan tinggi.

Karena kerusakan jalan itu membuat warga dan pengguna jalan mengeluhkannya.

Baca: Tangan Ayu Ting Ting Luka-luka Usai Tubuhnya Dibanting, Penggemar Merasa Kasihan Lihat Fotonya

Terutama jika saat hujan atau malam, warga merasa khawatir lubang di jalan bisa membahayakan diri.

"Akan bisa membahayakan keselamatan, apalagi pengendara motor, kalau hujan atau malam kan, jadinya samar-samar lubangnya," ucapnya.

Hidayat berharap, kerusakan jalan  bisa segera ditanggulangi. Karena jika tetap dibiarkan berlarut-larut akan semakin parah.

Penulis: Haryanto
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved