Breaking News:

SOROT

Pendidikan Vokasi dan Janji Calon Gubernur Jabar

Sebuah keniscayaan tenaga kerja Indonesia harus memiliki keterampilan yang mumpuni dan bersertifikat professional

Pendidikan Vokasi dan Janji Calon Gubernur Jabar
Dok
Kisdiantoro, Wartawan Tribun Jabar

Saat ini, Jawa Barat memiliki 1557 SMA, terbagi 498 SMA negeri dan 1.079 SMA swasta. Sedangkan SMK di Jawa Barat ada 2.854 sekolah, terbagi 279 SMK negeri dan 2.575 SMK swasta.

Baca: Sopir Mengantuk dan Kelelahan, Truk Ini Jatuh dari Tol Palikanci ke Pinggir Jalan Desa

Ternyata, SMK negeri di Jawa Barat baru setengahnya dari jumlah SMA negeri. Pertumbuhan jumlah SMK di Jabar belum sejalan dengan harapan pemerintah yang menginginkan daerah-daerah di Indonesia mengembangkan SMK. Anda mungkin masih ingat, dulu, pemerintah pernah mewacanakan akan membalik komposisi jumlah sekolah formal, 60 persen SMK dan 40 persen SMA.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy di banyak kesempatan ketika mengunjungi sekolah, banyak berbicara soal SMK. Tentu dia akan mengatakan itu, karena pendidikan vokasi menjadi prioritas pemerintahan Jokowi.
Jika pemerintahan Provisni Jawa Barat belum mampu menghadirkan sekolah-sekolah kejuruan baru, karena berbagai kendala, gubernur berikutnya, yang kini para calonnya sedang bertarung, diharapkan bisa mewujudkan keinginan masyarakat.

Pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum, Tubagus Hasanuddin- Anton Charliyan, Sudrajat- Ahmad Syaikhu, dan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi, banyak bicara soal pendidikan dan menjanjikan pengelolaan yang lebih baik. Mereka menyebutkan angka-angka kurangnya gedung sekolah dan ruang kelas baru.

Mereka juga menceritakan kondisi tenaga kependidikan SMA dan SMK di Jabar yang kebanyakan diisi oleh tenaga honorer. Mereka sangat paham bahwa angka partisipasi sekolah anak-anak di Jawa Barat masih sangat rendah.

Janji pun ditawarkan, mulai dari menjanjikan membangun gedung sekolah baru, ruang kelas baru, pendidikan gratis, menaikkan tunjangan daerah guru negeri dan honorer, dan sejumlah fasilitas penunjang pendidikan.

Baca: Pen Gun Ukurannya Kecil Tapi Ledakannya Sangat Mematikan, Kayu Pun Tembus, Ini Cara Kerjanya!

Semoga, janji itu bukan gula-gula Pilgub Jabar, melainkan janji yang pasti akan ditepati oleh pemimpin baru di Jabar.

Ingat! Setiap janji akan dipertanggungjawabkan. Jika janji itu lolos dari kejaran manusia, tidak di hadapan Tuhan. Semua janji terekam dalam buku catatan amal dan setiap janji itu harus dipertanggungjawabkan. Semoga pendidikan vokasi menajdi perhatian serius pasangan Cagub Jabar.

Sebab, masyarakat miskin hanya berharap pada pendidikan untuk memutus rantai kemiskinannya.

Penulis: Kisdiantoro
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved