Harga Cabai Naik, Pedagang dan Pembeli di Pasar Plered Gusar

Akibat naiknya harga bawang merah dan cabai di Pasar Plered naik, menyebabkan pedagang dan pembeli mengeluh.

Penulis: Siti Masithoh | Editor: Isal Mawardi
Tribun Jabar/ Siti Masithoh
Beberapa pembeli ketika sedang belanja bawang merah dan cabai merah di Pasar Plered, Kabupaten Cirebon, Jumat (9/3/2018) pagi. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Masithoh

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Akibat naiknya harga bawang merah dan cabai di Pasar Plered naik, menyebabkan pedagang dan pembeli mengeluh.

Kenaikan harga cabai merah mencapai Rp 5.000. Dari harga Rp 30.000 menjadi Rp 35.000 per kilogram. Sementara itu kenaikan harga bawang merah mencapai Rp 8.000. Dari harga Rp 20.000 menjadi Rp 28.000 per kilogram.

Kenaikan harga tersebut terjadi sejak dua hari yang lalu, Rabu (7/3/2018).

Pendapatan pedagang akibat kenaikan tersebut menjadi berkurang karena sedikitnya pembeli yang membelanjakan uangnya di kala harga melambung tinggi.


"Pembeli biasanya banyak sekarang jumlahnya sedikit, mereka juga banyak yang mengeluh," ujar pedagang bawang dan cabai, Masini (60), saat ditemui di Pasar Plered, Jumat (9/3/2018).

Tak hanya itu, beberapa pembeli juga ikut mengeluh akibat kenaikan harga tersebut. Hal tersebut dikeluhkan oleh Erna (30). Erna lebih memilih mengurangi jumlah porsi bahan baku pangan yang dibeli ketimbang membayar harga yang menurutnya tak masuk akal.

Baca: Di Cirebon, Harga Cabai Merah dan Bawang Merah Naik Antara Rp 5.000 Hingga Rp 8.000

"Biasanya beli lebih banyak, tapi karena harga naik, jadi sedikit-sedikit belinya," ujar seorang pembeli, Erna (30) kepada Tribun Jabar.

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved