Terpopuler
Jabatan Tangan Jokowi dan AHY Jadi Sorotan, Pakar Ini Ungkap Analisis di Baliknya, Hasilnya Begini
Gaya Presiden Jokowi berjabat tangan dengan putra sulung mantan orang nomor satu di Indonesia ini menjadi heboh.
TRIBUNJABAR.ID - Foto jabat tangan Presiden Jokowi dan Agus Yudhoyono viral di media sosial.
Foto yang diunggah di akun Instagram Agus Yudhoyono ini, mengundang perhatian netizen.
Gaya Presiden Jokowi berjabat tangan dengan putra sulung mantan orang nomor satu di Indonesia ini menjadi heboh.
Selain itu sorot matanya tampak melihta ke bawah.
Hal inilah yang membuat netizen heboh. Seorang pemimpin negara dinilai takut dengan Agus, putra Susilo Bambang Yudhoyono.
Setelah foto ini viral di media sosial, pakar pendeteksi kebohongan Handoko Gani buka suara.
Pada akun Twitter-nya @LieDetectorID, Handoko Gani membagikan tulisannya yang dimuat di akun Linkedin miliknya.
Tulisan tersebut berisi hasil analisis gestur jabat tangang presiden dengan Agus.
Berikut ini hasil analisis-nya.
"Penjelasan saya adalah bahwa: Analisa Gestur tidak bisa berdiri sendiri. Anda harus tahu konteksnya (analisa suara dan verbal), serta Anda harus tahu ekspresi wajahnya.
Anda harus menganalisa foto di atas secara keseluruhan !
Dari ekspresi wajah, apa yang Anda dapatkan ? Seorang AHY yang membuka mulutnya (mungkin saat itu, ia sedang berbicara).
Pandangan mata AHY pada Presiden Jokowi yang justru sedang menatap tangan, sambil tersenyum. Saya tidak melihat adanya tanda-tanda di ekspresi wajah yang mencerminkan emosi takut.
Dan fyi, no eye-contact BUKAN sama dengan pasti Takut, begitu juga sebaliknya. Full eye contact sambil jabat tangan juga BUKAN sama dengan pasti BERANI. Itu hanya stigma saja.
Dari Gestur postur tubuh, Anda bisa tarik garis imajiner kecondongan Puser (Belly Button). Dari sini, Anda melihat bahwa AHY justru menunduk, bukan hanya kepala, tetapi juga punggung hingga pinggang atau tubuh bagian atasnya.
Sementara, Presiden Jokowi menundukkan kepalanya melihat ke arah jabatan tangan.
Dari Jabat Tangan kanan, Anda melihat bahwa tangan Pak Presiden-lah yang menjangkau AHY. Bukan tangan sang Tamu.
Kita juga melihat jabat tangan yang cukup seimbang kuat antar keduanya. Dari Tangan Kirinya, Anda melihat AHY memegang Dokumen, sementara tangan kiri Pak Presiden kosong.
Bila Anda rangkum seluruhnya, sangatlah tidak tepat bila mengatakan di sini: AHY lebih layak jadi seorang Presiden. Dan atau Presiden Jokowi takut pada AHY (?)
Yang benar adalah ini sebuah foto yang menunjukkan seorang Presiden yang menyambut anak muda, anak mantan Presiden sebelum beliau, dengan rendah hati.
Foto ini juga menunjukkan seorang anak muda yang antusias namun menghormati presidennya, tanpa kehilangan ego-nya sendiri sebagai anak mantan Presiden. Semoga hal ini menjadi lebih jelas sekarang.
Yang saya sesali adalah akun2 yang mencemooh Presiden Jokowi sperti di foto tersebut, termasuk juga akun2 pendukung mantan Presiden kita, ayah sang anak muda.
Padahal, analisa saya menunjukkan: both person, Pak Presiden dan AHY, justru saling menghormati dan menghargai."