Cegah Korupsi di Hulu, KPK Kumpulkan Calon Kepala Daerah di Jabar
Ia mengatakan ini sangat penting karena tak semua calon kepala daerah memiliki basic di pemerintahan.
Penulis: Theofilus Richard | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Theofilus Richard
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bertemu dengan Sekda Pemprov Jawa Barat, Iwa Karniwa, di Gedung Sate, Selasa (6/3/2018).
Pertemuan tersebut membahas edukasi pencegahan korupsi kepada calon kepala daerah di Jawa Barat.
"Tidak hanya bicara pendidikan politik individu, membangun budaya politik cerdas berintegritas. Kita sama-sama mewujudkan proses politik cerdas berintegritas," ujar Ketua Satgas Bidang Pencegahan KPK, Guntur Kusmeiyano, ketika ditemui di Gedung Sate, Selasa (6/3/2018).
Sebelum bertemu dengan Sekda Pemprov Jawa Barat, KPK sudah menemui KPU Jabar.
Agus Yudhoyono Pamer Foto Masa Lalu, Perasaan Netter Campur Aduk, Kecewa Sekaligus Sedih https://t.co/ejqpynqre8 via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) March 6, 2018
Nantinya KPU Jabar akan menjadi lokasi pembekalam yang dilakukan KPK kepada calon kepala daerah.
"Tanggal 17 April nanti, disepakati lokasi di KPU, karena independen dan netral. Semoga pilkada menjadi pesta demokrasi menjadi ajang gagasan lebih baik," ujarnya.
Pembekalan tidak hanya diberikan kepada empat cagub Jabar tapi juga kepada calon bupati/wali kota di Jawa Barat.
Baca: Andre Taulany Unggah Video Tasyakuran Khitanan Anak, Lihatlah Rumah Mewahnya Bikin Gagal Fokus
KPK juga nanti akan menyampaikan hal yang harus diperhatikan oleh pemerintah.
Ia mengatakan ini sangat penting karena tak semua calon kepala daerah memiliki basic di pemerintahan.
"Kami sampaikan di awal mana hal hal yang terlarang, mana hal menyimpang, sebaiknya seperti apa," ujar Guntur Kusmeiyano.
Tiga materi prioritas dalam pembekalan nanti adalah mengenai penyuapan, pengadaan barang dan jasa, serta proses perizinan.
"Aktor politik yang ditangani KPK sebanyak 32 persen. Itu luar biasa, makanya kami masuk di hulu, di pembekalan," ujarnya.
Setelah rapat, Iwa Karniwa, mengajak Guntur Kusmeiyano mengunjungi Ruang Desk Pilkada di Gedung Sate. Iwa Karniwa menjelaskan fungsi Desk Pilkada kepada Guntur. (*)
