Jumat, 17 April 2026

Anak Jalanan Nyanyikan Lagu Kritis di CFD Dago

Lantunan lagu berlirik satir terdengar di depan Rumah Sakit Santo Boromeus, Bandung, saat Car Free Day, Minggu (4/3/2018).

Penulis: Theofilus Richard | Editor: Dedy Herdiana
TRIBUNJABAR.CO.ID/THEOFILUS RICHARD
Penampilan Anak Jalanan Indonesia Kota Bandung di Aksi Gerakan Anti Politik Uang, Car Free Day Dago, Bandung, Minggu (4/3/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Theofilus Richard

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Lantunan lagu berlirik satir terdengar di depan Rumah Sakit Santo Boromeus, Bandung, saat Car Free Day, Minggu (4/3/2018).

Ternyata lagu tersebut dinyanyikan oleh Komunitas Anak Jalanan Indonesia (AJI) Kota Bandung.

Mereka berpartisipasi dalam Aksi Gerakan Anti Politik Uang yang diinisiasi oleh Forum Demokrasi Gerakan Mahasiswa 1977-1978.

Lagu itu merupakan lagu ciptaan para anak jalanan yang mencoba mengritisi pemerintah.

Baca: Live Streaming MNC TV Persebaya Surabaya vs Borneo FC - Siapa yang Akan jadi Juara Ketiga?

Satu di antara lagunya berjudul Negeri Sulap.

"Karena demokrasi sudah parahnya disulap, seolah-olah demokrasi tapi wajah bangsa ini cenderung kapitalis," ujar Pembina AJI Kota Bandung, Priston Sagala, kepada Tribun Jabar, ketika ditemui saat Car Free Day Dago, Bandung, Minggu (4/3/2018).

Dalam lagu tersebut, anak jalanan mencoba mengritisi ketimpangan ekonomi yang terjadi.


Hal itu berdampak pada banyaknya pengangguran dan nasib pendidikan anak bangsa.

"Kalau tidak sekolah kualitas pendidikan bangsa kita seperti apa," ujarnya.

Ia berharap pada Pilkada 2018, menjadi ajang calon kepala daerah menyerap aspirasi masyarakat.

Sehingga diharapkan ada perubahan di masa depan.

Lagu lain yang dinyanyikan berjudul Buruk Gizi.

"Lagu ini menggambarkan bagaimana kesehatan dan hak gizi masyarakat Kota Bandung, khususnya anak dan perempuan di bawah rata-rata standar," ujar Priston.

Priston mengatakan anak jalanan tersebut dikumpulkan sejak 2013.

Selain bermain musik, anak jalanan juga disekolahkan melalui program pendidikan yang diadakan komunitas tersebut. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved