Breaking News:

Setiap Tahun, Jawa Barat Punya 3.200 Ton Beras Untuk Cadangan Saat Terjadi Bencana

Kementerian Sosial RI selalu menganggarkan logistik beras ke setiap provinsi sebagai cadangan saat bencana melanda.

Penulis: Theofilus Richard | Editor: Dedy Herdiana
Tribunnews/Jeprima
Seorang kuli angkut menata tumpukan karung beras di Gudang Perum Bulog Divre DKI Jakarta dan Banten, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (9/1/2018). Pemerintah menegaskan tidak akan mengimpor beras umum atau medium meski stok di gudang Bulog kurang dari 1 juta ton. Pasokan beras ini dirasa masih cukup untuk memenuhi kebutuhan nasional, termasuk untuk bantuan sosial beras keluarga sejahtera (rastra). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Theofilus Richard

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG – Kementerian Sosial RI selalu menganggarkan logistik beras ke setiap provinsi sebagai cadangan saat bencana melanda.

Setiap tahunnya,  Kementerian Sosial RI memberi jatah dalam jumlah yang sama ke semua provinsi.

“Bencana juga jatah dari pemerintah pusat untuk logistik, ada jatah bantuan Kemensos. Tiap provinsi diberi jumlah sama, 200 ton beras untuk setiap provinsi,” ujar Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan alias Aher, ketika ditemui setelah bertemu dengan Menteri Sosial RI, Idrus Marham, di Gedung Pakuan, Kamis (1/3/2018).

Baca: Berikan Kopi ke Mensos, Aher Sebut Kopi Bisa Selesaikan Dua Masalah Sekaligus

Aher mengatakan, dengan jumlah penduduk Jawa Barat yang banyak, tentu memerlukan tambahan cadangan logistik beras.

Aher menambah cadangan logistik beras yang sumber dananya dari APBD Provinsi Jawa Barat.


“Karena itu kami tidak persoalkan (kuota bantuan dari Kemensos) kenapa disamakan. Kami menambah dari APBD, pembelian beras sekira tiga ribu ton,” ujar Aher.

Sehingga cadangan logistik beras Provinsi Jawa Barat untuk bencana sebesar 3.200 ton.

Selain logistik beras, Kementerian Sosial juga memberi bantuan dana saat bencana.

Satu di antara contohnya adalah bantuan yang diberikan pada korban longsor di Brebes.

Kementerian Sosial memberi bantuan kepada keluarga dari 13 korban yang meninggal.

“Di Brebes ada 13 orang meninggal, kami berikan masing-masing keluarga Rp 15 juta,” ujar Idrus Marham di Gedung Pakuan.

Selain itu, Kementerian Sosial juga memberi bantuan sembako dan mendirikan dapur umum. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved