Banjir Setinggi 70 Sentimeter, Warga Melong Buat Pembatas Kayu di Rumah

Sekitar 10 KK atau sebanyak 43 jiwa di Kampung Babakan, Kota Cimahi terdampak banjir.

Banjir Setinggi 70 Sentimeter, Warga Melong Buat Pembatas Kayu di Rumah
Tribun Jabar/ Hilman Kamaludin
Warga Melong Ketika menjemur kasur akibat kebanjiran 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Sekitar 10 KK atau sebanyak 43 jiwa di Kampung Babakan, RT 01/02, Kelurahan Melong, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi terdampak banjir.

Banjir setinggi pinggang orang dewasa itu terjadi pada Minggu (25/2/2018) sekira pukul 20.00 WIB dan mulai surut sekira pukul 24.00 WIB.

Kepala BPBD Kota Cimahi, Dani Bastiani mengatakan banjir yang merendam Melong dan sekitarnya, selain karena hujan dengan intensitas tinggi juga disebabkan karena jebolnya tanggul pembatas saluran air di RT 02/RW 02.

"Jadi banjirnya semakin parah. Kami mendapatkan laporan dari warga, anggota kami langsung meluncur ke lokasi," ujar Dani Bastiani melalui pesan singkat, Senin (26/2/2018).

Ia mengatakan, BPBD melakukan assessment kaji cepat ke lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan Damkar serta Tagana untuk melakukan penyedotan di lokasi banjir tersebut.

Selain itu, pihaknya mendistribusikan logistik berupa matras, selimut, air mineral, susu bayi, dan alat pembersih untuk warga yang terdampak banjir tersebut.

Salah satu rumah yang terdampak banjir tadi malam, yakni rumah milik pasangan suami istri Mamat Ganda (73) dan Mimin (69).

Mamat mengatakan, saat banjir terjadi, air bercampur lumpur, sampah, limbah pabrik, masuk ke ruang tengah rumahnya dan terendam hingga 40 cm.

"Terpaksa dibantu istri dan anak harus kerja bakti demi membersihkan sisa banjir yang mulai surut sekitar pukul 24.00 WIB," ujar Mamat Ganda.

Mamat mengatakan, hujan malam tadi menyebabkan banjir dalam intensitas besar dan terjadi secara tiba-tiba, namun ia sempat memasang pembatas yang dibuatnya dari kayu.

Baca: Mengerikan! Begini Nasib Memilukan TKW yang Disiksa di Turki, Curahan Hatinya Menyedihkan

"Biasanya kalau banjir itu tidak langsung besar, tapi kemarin malam itu langsung merendam rumah," katanya.

Ketinggian air, saat banjir tadi malam, kata Mamat, mencapai 60 sentimeter sampai 70 sentimeter, sehingga warga setempat rata-rata memiliki penahan dari kayu atau rumahnya dibuat tanggul pada bagian depan.

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Isal Mawardi
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved