Minggu, 12 April 2026

Banjir di Kota Bandung

Tim DKPB Berikan Bantuan Kepada Warga Terdampak Banjir di Kelurahan Cibadak

Tim Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (DKPB) Kota Bandung langsung bergerak untuk memberikan bantuan kepada warga . .

Penulis: Yongky Yulius | Editor: Dedy Herdiana
Tribun Jabar/ Theofilus Richard
Penyerahan bantuan kepada RW 07 Kelurahan Cibadak, Kecamatan Astana Anyar, Bandung, Jumat (23/2/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Yongky Yulius

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Tim Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (DKPB) Kota Bandung langsung bergerak untuk memberikan bantuan kepada warga di Kelurahan Cibadak, Kecamatan Astana Anyar, Kota Bandung, yang terkena dampak banjir, Jumat (23/2/2018).

Kepala DKPB Ferdy Ligaswara, mengatakan, timnya telah menyalurkan bantuan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kepada warga terdampak banjir.

"Bantuan dari BPBD Jabar yang diserahkan oleh DKPB sudah disalurkan ke aparat kewilayahan (RT, RW, kelurahan). Bantuannya kurang lebih ada sekitar 100 boks family kit. Di dalam family kit itu ada obat-obatan, alat mandi, makanan, dan selimut. Family kit, bantuan untuk keperluan keluarga," kata Ferdy saat dihubungi Tribun Jabar.

Baca: Petugas Damkar Ikut Bantu Warga Cibadak Menguras Sumur yang Kotor Akibat Banjir

Bantuan itu, lanjutnya, ditujukan kepada sekitar 202 jiwa dari 199 KK yang terkena dampak banjir.

Rinciannya, yang terdampak di RW 2 ada 24 KK, di RW 6 terdapat 34 KK, di RW 7 terdapat 103 KK, dan di RW 8 terdapat 38 KK.

Selain bantuan dari BPBD, Ferdy juga mengatakan, Pemerintah Kota Bandung akan memperbaiki kerusakan-kerusakan yang ada.

Berdasarkan data terakhir, bangunan musala dan dua rumah mengalami kerusakan sedang.


"Pemkot juga akan membantu masyarakat kalau memang ada kerusakan, melalui dinas dinas teknis dan kewilayahan," ujar Ferdy.

Kemudian, lanjutnya, tim DKPB juga membantu masyarakat melakukan penyedotan sumur yang terkontaminasi luapan-luapan banjir.

"DKPB juga membantu masyarakat, seperti melakukan penyedotan sumur terkontamintasi luap-luapan banjir. Sumur warga yang memang sangat dibutuhkan, kami kuras kami bersihkan.
Termasuk pembersihan lantai yang banyak lumpur di masjid, sekolah, dan tempat penting lain," katanya.

Sebelumnya diberitakan, hujan lebat pada Kamis (22/2/2018) mulai pukul 18.00 WIB hingga dini hari membuat kawasan Jalan Pagarsih, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung kembali diterjang banjir.

Air Sungai Citepus yang berada di kawasan itu meluap hingga menyebabkan banjir setinggi betis hingga dada orang dewasa di wilayah permukiman warga.  (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved